Breaking News:

Tim Gabungan Akan Patroli Antisipasi Takbir Keliling di Karanganyar

Jajaran Polres Karanganyar serta Satpol PP dan tim gabungan lainnya akan diterjunkan guna mengantisipasi takbir keliling.

TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Ilustrasi malam takbiran. 

Penulis: Agus Iswadi.

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Jajaran Polres Karanganyar serta Satpol PP dan tim gabungan lainnya akan diterjunkan guna mengantisipasi takbir keliling.

Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jati Wibowo menyampaikan, Satpol PP akan kerja sama dengan TNI-Polri dalam rangka mengantisipasi adanya takbir keliling. 

"Kalau ada yang takbir keliling kita halau. Di kecamatan ada Forkopimcam dibantu Satpol PP," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (11/5/2021).

Dia menjelaskan, sejak disosialisasikan adanya larangan takbir keliling seharusnya Kades dan lurah menyampaikan kepada warganya serta takmir masjid. 

Terpisah, KBO Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Anggoro Wahyu S mengatakan, personel dari Polres Karanganyar akan disiagakan saat malam takbiran guna mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas serta takbir keliling. 

Sebelumnya kepolisian telah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral kaitannya dengan persiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. 

"Kalau menjumpai kita imbau dulu. Misal ditemukan, dari mana?! Dari Lalung. Langsung kita minta kembali. Kalau ketemu lagi kita akan tilang. Malam takbiran, Polres siaga 1 nanti ada personal apel bersama," ucapnya. 

Dia menuturkan, tidak ada pembatasan akses atau lalu lintas di wilayah Karanganyar saat malam takbiran.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengimbau masyarakat tidak menggelar takbir keliling guna menghindari adanya kerumunan. 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, acara tradisi takbir keliling tahun lalu tidak digelar karena adanya pandemi Covid-19. Dia mengimbau supaya masyarakat juga tidak menggelar takbir keliling pada lebaran 1442 hijriyah tahun ini. 

Masyarakat tetap diperbolehkan menggelar takbiran di masjid atau mushola dengan jumlah terbatas, mengingat saat ini masih situasi pandemi Covid-19.

Dalam surat edaran Kemenag Nomor 7 Tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan salat Idul Fitri tahun 1442 H/2021 di saat pandemi Covid sudah diatur terkait pelaksanaan malam takbiran di masjid/ mushola seperti 10 persen dari kapasitas masjid dan mushola dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Penulis: Agus Iswadi
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved