Breaking News:

Berita Internasional

Tsunami Corona di India, Mayat-mayat Dibuang di Sungai Gangga

Mayat pasien Covid-19 di India dibuang ke Sungai Gangga. Menurut data resmi, setiap hari ada sekitar 4.000 orang meninggal diduga disebabkan Covid-19.

Tangkap Layar Video The Telegraph
Tsunami Covid-19 menyebabkan krematorium di India kewalahan karena setiap hari ada ratusan korban virus corona yang harus dikremasi. 

TRIBUNJATENG.COM, NEW DELHI - Mayat pasien Covid-19 di India dibuang ke Sungai Gangga. Menurut data resmi, setiap hari ada sekitar 4.000 orang meninggal diduga disebabkan Covid-19.

Suasan memilukan lagi berada di dua negara bagian termiskin di India, yakni Bihar dan Uttar Pradesh. Dua daerah itu berada di Distrik Buxuar.

Di sana, puluhan mayat oasien Covid-19 dibuang ke Sungai Gangga, diduga lantaran tenaga pemakaman di krematorium kewalahan dan harga kayu untuk membakar naik.  

Pembuangan mayat-mayat ke Sungai Gangga tersebut sesuai perintah pejabat setempat, Distrik Ashok Kumar, Senin (10/5). Ada sekitar 40 mayat yang sudah dibuang di Sungai Gangga.

"Kami telah mengarahkan pejabat terkait untuk membuang semua jenazah, baik untuk menguburkan atau mengkremasi mereka," kata Kumar kepada kantor berita AFP, seperti dikutip Aljazeera.

Pandemi telah menyebar dengan cepat ke pedalaman pedesaan India yang luas, membanjiri fasilitas kesehatan setempat serta krematorium dan kuburan.

Tempat kremasi kewalahan

Kepada AFP, warga setempat meyakini mayat-mayat itu dibuang ke sungai karena lokasi kremasi kewalahan atau karena kerabat tidak mampu membeli kayu untuk pembakaran kayu bakar.

"Ini benar-benar mengejutkan kami," kata Kameshwar Pandey kepada kantor berita.

Beberapa laporan media mengatakan jumlah mayat bisa mencapai 100 orang.

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved