Breaking News:

Berita Kudus

2 Pemudik Terpapar Covid-19, Bupati HM Hartopo Gelar Patroli Malam Takbiran untuk Urai Kerumunan

- Bupati Kudus HM Hartopo memimpin patroli pengamanan Malam Takbiran Idulfitri.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN
Bupati Kudus HM Hartopo saat memberikan keterangan terkait patroli gabungan malam takbiran. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo memimpin patroli pengamanan Malam Takbiran Idulfitri. Dia bersama Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma dan Dandim Kudus Letkol Kav Indarto mengendarai sepeda motor menuju lokasi keramaian di Kota Kudus.

Rombongan menuju Bale Jagong, Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota Kudus.

Seusai patroli, Hartopo menyampaikan patroli tersebut untuk mengurai kerumunan yang ada di beberapa tempat. Selain itu juga, untuk meminimalir kenaikan kasus baru Covid-19 yang dipicu malam takbiran.

Hartopo meminta personel patroli gabungan bisa mengurai kerumunan di beberapa titik tertentu. Personel patroli bisa memantau di ruang publik dan di mal-mal yang masih dibuka.

”Patroli ini dalam rangka pengamanan malam idul fitri. Suapaya tidak terjadi kerumunan. Petugas patroli gabungan bisa mengurai kerumunan untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Karena kondisi satu bulan ini kondisinya sudah luar biasa,” kata Hartopo, Selasa, (12/5/2021) seusai patroli.

Menurut orang nomor satu di Kudus itu, kasus Covid saat ini sudah naik tajam. Hal tersebut disebabkan dengan banyaknya pemudik di Kudus. Sampai saat ini, kata dia, jumlah pemudik yang tiba di Kudus sudah mencapai 1500 orang. 

Dari ribuan itu, 2 terpapar Covid-19. Setelah ada temuan tersebut, pihaknya juga sudah melakukan contact tracing terhadap 2 orang terpapar tersebut. Hasil tracing, ucap Hartopo, tidak ada kasus tambahan.

Lebih lanjut, Hartopo menambahkan, jumlah orang yang terpapar Covid-19 sudah 130-an. Sementara itu sebelumnya jumlah terendah yang terpapar 60 orang. Berdasarkan data tersebut, ujar Hartopo, ada kenaikan 125 persen.

 ”Maka dari itu pemudik yang masuk di Kabupaten Kudus sudah lumayan banyak. Harus swab antigen,” imbuhnya.
Dia berharap pasca ada 2 pemudik yang terpapar Covid-19, tidak ada kasus tambahan lagi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved