Breaking News:

Berita Sragen

7.000 Kendaraan Telah Diperiksa Ketika Masuk Jawa Tengah

Sebanyak 7.000 lebih kendaraan telah diperiksa di 14 pintu masuk perbatasan menuju Jawa Tengah selama sepekan operasi larangan mudik 2021

TribunJateng.com/Mahfira Putri
Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol Ahmad Lutfhi saat mengecek pos pengamanan arus mudik di Exit Tol Pungkruk, Sidoharjo, Sragen, Rabu (13/5/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Sebanyak 7.000 lebih kendaraan telah diperiksa di 14 pintu masuk perbatasan menuju Jawa Tengah selama sepekan operasi larangan mudik 2021.

Penegasan itu disampaikan Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol Ahmad Lutfhi saat mengecek pos pengamanan arus mudik di Exit Tol Pungkruk, Sidoharjo, Sragen, Rabu (13/5/2021).

Dalam kunjungan dadakan itu, Kapolda didampingi jajaran pejabat utama Polda dan Kapolres Sragen. Kapolda melakukan pengecekan pelaksanan di exit toll Pungkruk.

Dirinya juga sempat melakukan test swab antigen di pos pengamanan arus mudik di exit toll, Pungkruk. Usai Kapolda, test Swab tersebut diikuti jajaran Polda dan Polres Sragen.

Setelah menunggu beberapa menit, hasil test swab antigen Kapolda serta beberapa jajaran menunjukkan bebas Virus Corona atau negatif Covid-19.

Usai swab, dalam kesempatannya, Lutfi menyampaikan dalam hal ini kepolisian terus diminta meningkatkan kesiapsiagaan menjaga pintu perbatasan guna membendung aliran pemudik.

Hal ini dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Jawa Tengah.

"Hari ini kita kroscek di wilayah Sragen. Di mana ada 14 pintu masuk wilayah Polda Jateng. Anggota dalam situasi kesiapsiagaan penuh sampai operasi ketupat candi ini selesai," kata Kapolda kepada wartawan.

Ia menyampaikan hingga H-1 Lebaran, di wilayah Jawa Tengah sudah ada hampir 7.000 lebih kendaraan yang dihentikan dan telah dilakukan pemeriksaan.

Dengan rincian, 4000 kendaraan diperiksa di perbatasan Jateng-Jabar. Kemudian 2000 kendaraan diperiksa di perbatasan Jatim-Jateng.

Sisanya sebanyak 500 sampai 1000 kendaraan diperiksa di perbatasan DIY dengan Jateng.

Ia melanjutkan, kesiagaan personel akan terus ditingkatkan seraya mendekati hari Raya Idul Fitri.

Kapolda menegaskan langkah itu semata-mata untuk mendukung program pemerintah terkait larangan mudik, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved