Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Apes, Niat Mudik ke Margasari, Heri dan Riyanto Dirampok saat Istirahat di Warung Kopi

Diceritakan, kejadian sekitar pukul 5.30 WIB pagi, keduanya mas Heri dan Riyanto berangkat dari arah Jakarta menuju Tegal (Margasari)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muslimah
Istimewa
Heri (kanan jaket dongker) dan Riyanto (kiri jaket coklat), dua warga Kabupaten Tegal yang hendak mudik ke Margasari namun alami nasib sial karena kemalingan saat keduanya sedang istirahat di warung kopi daerah Curug Jati, Pusakanagara, Subang, Jawa Barat, Rabu (12/5/2021) pagi tadi. Atas kejadian tersebut keduanya kehilangan tas yang berisikan barang berharga seperti dompet dan handphone, serta satu unit sepeda motor Honda Beat. Foto screenshot dari postingan facebook pemilik warung kopi. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Niat hati ingin mudik ke kampung halaman di Margasari Kabupaten Tegal, siapa sangka Heri dan Riyanto malah terkena musibah kemalingan saat keduanya sedang beristirahat di warung kopi di daerah Curug Jati, Pusakanagara, Subang, Jawa Barat, Rabu (12/5/2021).

Informasi tentang kejadian apes yang dialami Heri dan Riyanto, pertama kali dibagikan oleh pemilik akun Facebook bernama Muhammad Agung Faisal.

Dalam postingan tersebut dijelaskan sedikit mengenai kejadian yang menimpa dua warga Margasari tersebut, dan meminta bantuan siapa tahu ada masyarakat yang bisa memberikan tumpangan sampai ke Tegal.

Dalam postingan tersebut, pemilik akun juga mencantumkan nomor handphone miliknya untuk bisa dihubungi siapa tahu ada yang benar-benar ingin membantu.

Setelah Tribunjateng.com berhasil menghubungi pemilik akun yang bernama Faisal, ternyata ia merupakan pemilik warung kopi yang menjadi tempat istirahat kedua korban tadi.

Karena merasa iba (kasihan) sehingga dia berinisiatif memosting kejadian perampokan dan berharap ada keluarga atau masyarakat yang berkenan membantu.

Diceritakan, kejadian sekitar pukul 5.30 WIB pagi, keduanya mas Heri dan Riyanto berangkat dari arah Jakarta menuju Tegal (Margasari).

Karena merasa lelah akhirnya memutuskan istirahat dulu dan ketiduran di warung.

Tidak lama salah satu dari mereka merasa ada yang sedang berusaha membawa motor plus barang yang masih ditinggal.

"Sempat dikejar tapi namanya kekuatan kaki sama motor sudah pasti kalah," ungkap Faisal, pada Tribunjateng.com.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved