Breaking News:

Liga 1

Panser Biru Suporter PSIS Semarang Tolak Liga 1 2021 Tanpa Degradasi

Kelompok suporter PSIS Semarang, Panser Biru menegaskan menolak keras wacana kompetisi sepakbola nasional Liga 1 dan Liga 2 berjalan tanpa sistem degr

TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL
Galih Eko Putranto, Ketua umum baru Panser Biru  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kelompok suporter PSIS Semarang, Panser Biru menegaskan menolak keras wacana kompetisi sepakbola nasional Liga 1 dan Liga 2 berjalan tanpa sistem degradasi.

Hal tersebut ditegaskan ketua umum DPP Panser Biru, Galih Eko Putranto. 

Pria yang akrab disapa Galih Ndog tersebut, Liga 1 mestinya berjalan dengan normal sesuai kompetisi liga pada umumnya. Yakni tetap adanya sistem degradasi.

Baca juga: Arthur Irawan Dicoret, Ini Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia Dibawa Shin Tae-yong ke Dubai

Baca juga: Saham PSIS Semarang Dibeli Wahyu Agung Grup, Pemuda 18 Tahun Ini Digadang Jadi Manajer

Baca juga: Fathur Karyawan Bank Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi, Ini Kesaksian Supriadi

Baca juga: Agus Ancam Sebar Foto Syur PNS Cantik, Pelaku Minta Rp 300 Juta

Galih Ndog mengatakan idealnya sebiah kompetisi harus menjaga aroma sportivitas dengan menghadirkan tontonan sepakbola yang berbobot untuk masyarakat. Serta menjaga kualitas kompetisi tersebut.

"Aroma kompetisi akan hidup dengan ada tim yang bekerja keras untuk mengejar juara serta promosi ke kasta tertinggi.

Dan ada tim yang berusaha mati matian berjuang agar terhindar dari ancaman degradasi," kata Galih, Rabu (12/5/2021).

Wacana kompetisi tanpa sistem degradasi awalnya merupakan aturan yang nyaris diterapkan pada lanjutan kompetisi Liga 1 musim lalu. Namun saat itu kompetisi batal dilanjutkan.

Ide ini kembali muncul dalam pembahasan di rapat eksekutif komite (Exco) PSSI belum lama ini.

Alasan utama adanya usulan tersebut karena saat ini kondisi finansial klub peserta belum stabil karena dampak pandemi covid-19.

"Kami pun memahami situasi ekonomi yang sedang tidak stabil oleh karenanya banyak tim yang mungkin terkena efek dari pandemi yang sampai saat ini belum usai," kata Galih.

"Besar harapan kami PSSI sebagai federasi tertinggi sepak bola Indonesia bisa lebih bijaksana dan mencari solusi terbaik untuk terlaksananya Liga 1 yang akan berlangsung di bulan juli nanti bisa berjalan normal seperti biasa dan tetap menjaga protokol kesehatan," ucapnya.

Harapan tersebut juga ditujukan kepada manajemen PSIS Semarang agar ikut menolak wacana kompetisi tanpa degradasi.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved