Breaking News:

Berita Kudus

Patroli Malam Takbiran, Bupati Kudus Datangi Warung yang Jadi Kedok Prostitusi, 1 Wanita Diamankan

Bupati Kudus mendatangai sejumlah warung di Balai Jagong saat patroli pengamanan malam takbiran.

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo mendatangai sejumlah warung di Balai Jagong, Desa Wergu Wetan, Kecamatan Kota Kudus saat patroli pengamanan malam takbiran Idulfitri.

Kedatangan ke lokasi tersebut untuk mengurai kerumunan pada malam lebaran sekaligus menindaklanjuti laporan yang serinag ia terima, yakni beberapa warung di sana sering dijadikan transaksi prostitusi.

Dia mengakui sudah sering mendapat laporan terkait di Balai Jagong. Bahkan, Hartopo juga pernah dikirimi video yang berisi orang-orang yang sedang menjajakan diri di sejumlah warung di Bale Jagong.

”Di (warung) situ  untuk transaksi (prostitusi) di atas jam 22.00. Jangan sampai ada sampah masyarakat di Kabupaten Kudus,” kata Hartopo, Selasa, (12/5/2021) malam.

Dia menambahkan, orang-orang yang  menjajakan diri di sana kebanyakan berasal dari luar Kudus. Makanya ketika didatangi petugas, kata dia, mereka enggan menunjukkan KTP. Setelah ada laporan tersebut,  Hartopo memerintahkan Satpol PP Kudus untuk melakukan sweeping warung yang dijadikan transaksi esek-esek. 

Dia meminta Satpol PP mengamankan perempuan-perempuan yang diduga menjajakan diri. Lalu setelah itu disuruh membuat pernyataan tidak berada di Kudus.

Orang nomor satu di Kudus itu juga akan menutup warung-warung di Balai Jagong yang dijadikan kedok untuk menjalankan bisnis tersebut. Warung yang ditempati untuk dijadikan tempat transksi akan ditutup.

Dalam patroli pengamana malam lebaran itu, satu perempuan muda diamankan petugas Satpol PP. Dia dibawa karena tidak bisa menunjukkan KTP kepada petugas.

”Satu wanita dibawa  Satpol PP. Di bawa ke kantor untuk dimintai keterangan,” imbuhnya.

Untuk orang yang diamankan itu, Hartopo meminta jika orang tersebut berasal dari luar kota dipulangkan saja ke daerah asal. Dia berharap masyarakat bisa menjaga Kota Kudus tidak menjadi sarang sampah masyarakat. (*)

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved