Breaking News:

Berita Kabupaten Semarang

Skrining Pemudik, Pemkab Semarang Siapkan 6.300 Alat Rapid Antigen

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menyiapkan sebanyak 6.300 alat rapid antigen gratis untuk skrining pemudik

TribunJateng.com/M Nafiul Haris
Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang menyiapkan sebanyak 6.300 alat rapid antigen gratis untuk skrining pemudik maupun pendatang selama libur Lebaran Idul Fitri 2021.

Bupati Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha mengatakan proses skrining bagi pemudik awal maupun pendatang luar kota dari wilayah aglomerasi dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan virus Corona (Covid-19).

"Pada tingkat desa masing-masing kami juga didistribusikan alat rapid antigen ke 26 puskesmas di wilayah Kabupaten Semarang, sisanya dialokasikan untuk skrining pada rest area jalan tol," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (12/5/2021)

Menurut Ngesti, meski pemerintah pusat secara resmi telah melarang mudik, namun tidak menutup kemungkinan sebagian masyarakat tetap nekat melakukan mudik ke Kabupaten Semarang.

Ia menambahkan, untuk monitoring pergerakan kedatangan pemudik maupun pengunjung dari daerah aglomerasi Satgas Jogo Tonggo di tingkat desa/kelurahan diminta aktif melaporkan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Semarang.

"Lalu sebagai langkah antisipasi  risiko penularan Covid-19 salah satunya dengan menyiapkan total sebanyak 6.300 alat rapid tes antigen secara gratis untuk 26 puskesmas maupun posko skrining pemudik di ruas tol yang ada di Kabupaten Semarang," katanya

Dirinya menyatakan apabila,  pemudik tidak dapat menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19 petugas puskesmas terdekat wajib melakukan tes rapid antigen. Selain itu, Pemkab Semarang juga menyiapkan rumah singgah/isolasi jika ada pemudik maupun pendatang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Politisi PDIP itu mengungkapkan, dari total
1.433 orang pemudik yang telah tiba ke kampung halaman diketahui tujuh orang diantaranya dari hasil tes rapid antigen terkonfirmasi posifif virus Corona.

"Mereka saat ini diisolasi di Hotel Garuda Kopeng. Antisipasi adanya lonjakan pemudik yang postif kami juga telah menyiapkan  tempat isolasi di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Pemprov Jawa Tengah di Siwakul dan rumah susun (rusun) di wilayah Kecamatan Pringapus,” ujarnya (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved