Breaking News:

Berita Cilacap

Tak Ada Salat Id di Alun-Alun Cilacap, Sekda: Kami Himbau Salat Idul Fitri di Masing-Masing Masjid

Selain itu, imbauan ini menindaklanjuti surat edaran dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah tanggal 6 Mei 2021

Istimewa
Dokumentasi Pemkab terkait pelaksanaan salat id di alun-alun Cilacap pada 2019 lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf menghimbau kepada seluruh umat muslim di Kabupaten Cilacap tidak melaksanakan salat Idul Fitri di lapangan terbuka. 

Hal ini untuk mencegah penularan Covid-19.

Selain itu, himbauan ini menindaklanjuti surat edaran dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah tanggal 6 Mei 2021.

"Seiring dengan masih adanya Covid-19 yang masih fluktuatif, ada surat edaran dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah tanggal 6 Mei 2021, bahwa untuk sholat Id sebaiknya di masjid," ujarnya sebagimana dalam rilis, Rabu (12/5/2021). 

Pelaksanaan salat Idul Fitri di masing-masing masjid diharapkan hanya diikuti oleh lingkungan sekitar masjid, itupun dengan protokol kesehatan yang ketat sesuai Surat Edaran Menteri Agama Nomor 4 Tahun 2021. 

Jika dilaksanakan di lapangan terbuka maka akan semakin banyak yang mengikuti ibadah dan dikhawatirkan terjadi kerumunan.

"Kenapa tidak di lapangan, yang salat Id itu kan heterogen. Kita tidak tahu jamaah asalnya dari mana, riwayat kesehatannya bagaimana. Pada saat berangkat mereka mungkin tidak bersama-sama, tetapi ketika selesai mereka ingin cepat pulang, dan bergerombol. Ini yang harus kita waspadai," katanya. 

Sehingga untuk sholat Id ia himbau untuk di masing-masing masjid tidak di lapangan. 

Tidak menyelenggarakan open house. 

"Untuk mudik sudah ditegaskan oleh Pak Bupati maksimal Banyumas Raya. 

Tapi kalau itu tidak penting sekali, cukup telepon dan berdiam diri di rumah," jelasnya. 

Lebih lanjut Sekda menjelaskan bahwa Pemkab Cilacap untuk Idul Fitri 1442 H tidak menyelenggarakan salat Id di alun-alun.

Ibadah akan dilaksanakan di Masjid Agung Darussalam sesuai keputusan Bupati, termasuk meniadakan open house.

"Halal bihalal atau open house juga tidak ada baik di pendopo maupun OPD-OPD. 

Di masyarakat kami harapkan juga tidak ada halal bihalal," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti) 

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved