Breaking News:

Berita Pekalongan

Masuk Zona Orange, Pelaksanaan Salat Idulfitri di Lapangan Tidak Diperbolehkan

Pemkot Pekalongan membolehkan dilangsungkannya salat Id berjamaah yang digelar di masjid dan musala.

Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkot Pekalongan membolehkan dilangsungkannya salat Id berjamaah yang digelar di masjid dan musala, dalam momen Idulfitri 1442 Hijriyah pada Kamis, 13 Mei 2021 mendatang.

Diperbolehkannya salat ied di masjid dan musola itu dengan catatan diterapkannya protokol kesehatan.

Seperti tetap memakai masker, panitia melakukan pengecekan suhu tubuh kepada jamaah, serta jamaah tidak melebihi 50 persen dari kapasitas tempat.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, pelaksanaan salat ied yang dilaksanakan di lapangan terbuka untuk Kota Pekalongan pada lebaran tahun 2021 ini pelaksanaannya tidak diizinkan. 

Karena, status Kota Pekalongan saat ini masuk zona orange.

"Kota Pekalongan saat ini masuk zona orange sehingga kami mengimbau pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 H untuk di rumah masing-masing. Lalu, meniadakan takbir keliling dan open house di kantor atau komunitas."

"Tidak menyalakan petasan dan tidak menerbangkan balon udara. Kemudian, kegiatan yang menimbulkan kerumunan yang berpotensi meningkatkannya penyebaran Covid-19 dilarang," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Rabu (12/5/2021).

Menurut Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan apapun kebijakan dari pemerintah pastinya tidak bisa memuaskan seluruh masyarakat, namun hal itu dinilai yang terbaik bagi menjaga keamanan bersama.

"Untuk itu pihaknya meminta masyarakat Kota Pekalongan, bisa sama-sama mematuhi dan mentaati aturan pelaksanaan salat Ied pada lebaran 2021," ujarnya. (*)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved