Breaking News:

Berita Kajen

Polres Pekalongan Terjunkan Ratusan Personil untuk Melarang Takbir Keliling

Sebanyak 241 personil Polres Pekalongan diterjunkan untuk memastikan penerapan kebijakan pemerintah.

Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Kapolres Pekalongan AKBP Darno 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebanyak 241 personil Polres Pekalongan diterjunkan untuk memastikan penerapan kebijakan pemerintah mengenai larangan takbir keliling jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Tujuan kebijakan dilarangnya takbir keliling ini dilakukan karena berpotensi menimbulkan kerumunan terlebih dimasa Pandemi Covid-19 saat ini. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Pekalongan AKBP Darno, Rabu (12/5/2021).

"Bahwa sebelum perayaan hari raya, pihaknya jauh-jauh hari sudah memberikan imbauan dan sosialisasi kebijakan pelarangan takbir keliling ke masyarakat termasuk kepada para perangkat desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat."

"Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini masyarakat paham, dan masyarakat mau melaksanakan imbauan pemerintah untuk tidak dilakukan takbir keliling," kata AKBP Darno.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa kegiatan, takbir keliling merupakan salah satu tradisi masyarakat Indonesia saat menyambut datangnya bulan Syawal atau malam Hari Raya Idul Fitri.

Sebelum masa pandemi Covid-19, masyarakat biasanya melakukan kegiatan keliling jalan dan kampung sambil melafalkan takbir.

Akan tetapi karena saat ini dalam masa pandemi, Polres Pekalongan secara tegas melarang kegiatan takbir keliling untuk menghindari risiko penularan Covid-19.

"Boleh merayakan takbiran di masjid atau musala. Akan tetapi jumlah warga yang hadir maksimal 50 persen dari kapasitas masjid atau musala," imbuhnya.

AKBP Darno menambahkan, apabila nekat menggelar takbiran keliling di malam lebaran, petugas akan menindak tegas dengan melakukan penegakan hukum berupa tilang dan penyitaan terhadap kendaraan yang digunakan saat takbir keliling.

"Kami menghimbau agar masyarakat terus petuhi protokol kesehatan dan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan mudik lebaran untuk menekan penyebaran Virus Corona atau Covid-19," tambahnya. (*)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved