Breaking News:

Bupati Kudus Minta Ledakan Petasaan Undaan Jadi Pembelajaran

Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan keprihatinannya atas kejadian satu warganya meninggal dunia.

Istimewa
Bupati Kudus, HM Hartopo. 

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Ledakan petasan di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, mengakibatian 1 orang berinisial  TM (20) meninggal dunia dan tiga orang lainnya MN (16), MF (17), KA (18) mengalami luka-luka dan saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Kejadian nahas itu terjadi pada Rabu, (12/5/2021), persis pada malam lebaran Idul Fitri.

Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan keprihatinannya atas kejadian satu warganya meninggal dunia. Dia berharap kejadian seperti itu bisa memberi pelajaran kepada masyarakat agar tidak terulang lagi.

Selain itu juga, Hartopo berharap dari kejadian itu masyarakat bisa meningkatkan kewaspadannya terhadap bahaya petasan.

Orang nomor satu di Kabupaten Kudus itu meminta kepada masyarakat yang mengetahui tetangganya ada yang membuat petasan untuk segera melapor ke pihak kepolisian. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian buruk terjadi.

"(Kejadian ledakan petasan) itu sangat merugikan semua," kata Hartopo.

Terpisah, Kapolres Kudus Aditya Surya Dharma mengatakan pihaknya telah menangkap pria berinisial AM (42) yang berperan sebagai penjual bahan baku pembuatan petasan.

"Tersangka berprofesi sebagai petani. Sudah 2 tahun menjual bahan petasan," ujarnya, Jumat, (14/5/2021).

Tersangka merupakan warga Desa Baleadi, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Dari tersangka tersebut, 4 warga Undaan membeli bahan petasan.

Pasca kejadian tersebut, Aditya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mengizinkan anak-anaknya atau tetanggnya menyalakan petasan

"Karena itu berbahaya dan beropotensi mengakibatkan korban jiwa dan luka," tandasnya.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved