Breaking News:

Festival Lopis Raksasa Pekalongan Gagal Digelar: Bakdo Kok Koyo Iki Tok

Kelurahan Krapyak, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, setiap H+2 lebaran selalu dibanjiri lautan manusia.

Tribun Jateng/ Iwan Arifianto
Kawasan pemukiman Krapyak,Kota Pekalongan, yang menjadi tempat penyelenggaraan lopis raksasa yang dibanjiri manusia saat festival dilaksanakan kini lenggang, Jumat (14/5/2021). 

Penulis : Iwan Arifianto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kelurahan Krapyak, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, setiap H+2 lebaran selalu dibanjiri lautan manusia.

Di tempat tersebut terdapat tradisi unik berupa festival lopis raksasa.

Acara  lopis raksasa diselenggarakan saat H+2  hingga H+8 lebaran di kawasan pinggiran Kali Loji itu. 

Sayang, akibat pandemi hajatan tahunan yang ditunggu warga Pekalongan dan sekitarnya harus tertunda selama dua tahun berturut-turut.

Kini tanpa lopis raksasa Krapyak tak ubahnya kawasan pemukiman biasa di Kota Pekalongan yang tiap sore disambangi banjir rob.

Koordinator panitia Tradisi Lopis Raksasa, Fahrudin mengatakan, tradisi lopis raksasa ditunda penyelenggaraannya lantaran pandemi Covid-19.

Pihaknya urung menyelenggarakan acara tersebut sebab tak mau berususan dengan pihak terkait akibat menimbulkan kerumunan.

Di sisi lain, penyelanggaraan lopis raksasa tiap tahunnya didanai oleh Pemkot Pekalongan sehingga aliran dana tersebut dialihkan untuk penanganan Covid-19.

"Kami tanpa lopis raksasa ya gini sepi.

Halaman
123
Penulis: iwan Arifianto
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved