Breaking News:

Festival Lopis Raksasa Pekalongan Gagal Digelar: Bakdo Kok Koyo Iki Tok

Kelurahan Krapyak, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, setiap H+2 lebaran selalu dibanjiri lautan manusia.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Iwan Arifianto
Kawasan pemukiman Krapyak,Kota Pekalongan, yang menjadi tempat penyelenggaraan lopis raksasa yang dibanjiri manusia saat festival dilaksanakan kini lenggang, Jumat (14/5/2021). 

Meski demikian, para pembuat lopis raksasa rumahan tetap membuatnya untuk memasok kebutuhan konsumen yang ngidam lopis saat lebaran. 

Lopis yang dibuat warga Krapyak dibeli pengecer yang dijual kembali di pinggir jalan, oleh-oleh dan lainnya. 

"Lopis di sini saat momen lebaran sebagai sumber pemasokan ekonomi penting bagi warga," kata dia. 

Dia berharap, festival lopis dapat diselenggarakan di tahun depan.

Acara itu tak hanya agenda pariwisata namun identitas bagi warga Krapyak. 

"Lopis sudah jadi ikon. 

Lopis juga sumber pemersatu warga. 

Beda pandangan politik, mahzab, dan perbedaan lainnya akan melebur jadi satu saat festival diselenggarakan," tandasnya. (Iwn)

Capt foto / Iwan Arifianto.

- Kawasan pemukiman Krapyak,Kota Pekalongan, yang menjadi tempat penyelenggaraan lopis raksasa yang dibanjiri manusia saat festival dilaksanakan kini lenggang, Jumat (14/5/2021).

- Pengguna jalan melintas di depan gang Lopis Raksasa sebagai pintu masuk festival lopis raksasa di Krapyak, Kota Pekalongan, Jumat (14/5/2021).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved