Breaking News:

Lebaran Warga Pekalongan Nyeker Bersilaturahmi ke Rumah Tetangga

Di saat warga lain mengenakan serba baru dari sandal hingga baju ketika bersilaturahmi ke sanak famili, warga dukuh Clumprit sebaliknya.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Iwan Arifianto
Nanang Hasyim dan keluarga pilih silaturhami dengan bertelanjang kaki agar mudah menerabas genangan air rob di Kota Pekalongan, Kamis (13/5/2021). 

Banjir rob di wilayah Clumprit sudah dialami warga sudah dua kali lebaran.

Air rob di wilayah tersebut tak bisa surut imbas dari penurunan muka tanah dan matinya fungsi pompa air di wilayah tersebut.

Air rob, lanjut Nanang, tingginya bervariasi mulai mata kaki hingga lutut orang dewasa.

Kondisi itu sudah dialami warga dua tahun atau dua kali lebaran.

Tentu, kata dia, air rob sangat mengganggu  aktivitas warga terutama saat idul fitri.

"Ya sangat mengurangi kekhusyukan menjalani lebaran yang seharusnya dijalani dengan suka cita," jelasnya.

Sementara itu warga lain, Mohammad Fatah Rozak mengatakan, ada tiga wilayah RT di dukuh Cumprit yang terdampak rob.

Rincian di RT 6 RW 7,
, dan RT 5 RW 7,dan RT 5 RW 8.

"Total sekira ada 360 warga terdampak," ujarnya.

Menurutnya, banjir rob sudah dua tahun mengenangi wilayah tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved