Pemprov Tampik Pernyataan Wamendes Soal Desa Sangat Tertinggal di Jateng
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menampik pernyataan Kementerian Desa soal masih adanya desa sangat tertinggal.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Mamdukh Adi Priyanto
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menampik pernyataan Kementerian Desa soal masih adanya desa sangat tertinggal atau bisa dikatakan esktrem tertinggal di provinsi ini.
"Saya malah baru tahu itu. Kalau terisolir ada, dan itu wajar karena terletak di kepulauan. Tapi itu pun masih bisa dijangkau termasuk komunikasi. Dikatakan sangat tertinggal juga tidak," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jateng, Sugeng Riyanto, Jumat (14/5/2021).
Daerah yang masih terpencil di Jateng misalnya ada di Kepulauan Karimunjawa. Namun, ia mengatakan desa di kepulauan itu tidak bisa dikatakan sangat tertinggal.
"Kan ada banyak desa di pulau-pulau yang ada di Karimunjawa. Di Pulau Rambut misalnya yang kecil. Tapi tidak pas jika dianggap esktrem tertinggal atau sangat tertinggal," ujarnya.
Menurutnya, desa sangat tertinggal sudah tidak ada lagi di Jateng.
Kalau desa terpencil lantaran faktor geografis, kemungkinan ada. Namun, kondisinya tidak sangat tertinggal.
Sebelumnya, Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, Transmigrasi, dan Daerah Tertinggal (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi, mengatakan, desa dengan status sangat tertinggal di Jateng ada dua desa.
Data ini diperoleh berdasarkan rekapitulasi pencapaian desa-desa di Provinsi Jawa Tengah dari 2015-2020.
"Untuk 7.809 desa di Jawa Tengah, selama 5-6 tahun terakhir, desa sangat tertinggal tinggal 2 desa," ujar Budi Arie dalam webinar baru-baru ini.
Saat ini di Jawa Tengah desa dengan status tertinggal masih ada 262 desa, desa berkembang sudah mencapai 5.365 desa, desa maju sudah 1840 desa, dan desa mandiri sudah ada 140 desa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/budi-arie-setiadi.jpg)