Breaking News:

Rastinah Kekeh Buat Lopis Pekalongan Meski Tidak Ada Festival Lopis Raksasa

Pandemi Covid-19 tak mengurangi geliat para pembuat lopis di Kawasan Krapyak, Kota Pekalongan. 

Penulis : Iwan Arifianto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pandemi Covid-19 tak mengurangi geliat para pembuat lopis di Kawasan Krapyak, Kota Pekalongan

Beberapa pembuat lopis di kawasan itu mengaku, pandemi memang mengurangi omzet pendapatan. 

Namun membuat lopis tak hanya kebutuhan ekonomi melainkan memenuhi kewajiban menjalankan warisan tradisi leluhur. 

"Sejak simbah masih hidup sudah membuat lopis yang diturunkan ke Ibu dan saya. 

Tradisi membuat lopis saat lebaran juga saya turunkan ke anak dan cucu," jelas pembuat lopis Krapyak, Rastinah (45) kepada Tribunjateng.com, Jumat (14/5/2021).

Nenek dua cucu itu mengatakan, proses membuat lopis memang tak mudah. 

Berbahan beras ketan dibungkus daun pisang klutuk atau pisang batu. 

Lopis dibentuk seperti lontong hanya bentuk sedikit besar dengan ikatan tali rafia. 

Pembungkusan beras harus menggunakan daun pisang klutuk agar hasil lopis berwarna hijau segar. 

Halaman
1234
Penulis: iwan Arifianto
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved