Breaking News:

Rastinah Kekeh Buat Lopis Pekalongan Meski Tidak Ada Festival Lopis Raksasa

Pandemi Covid-19 tak mengurangi geliat para pembuat lopis di Kawasan Krapyak, Kota Pekalongan. 

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo

Jika menggunakan daun pisang jenis lain lopis akan berwarna kemerahan. 

Proses masak dengan merebus di panci besar selama 12 jam non stop. 

Waktu tersebut belum termasuk proses merendam beras ketan lalu membungkusnya dengan daun pisang. 

"Bahan baku yang sulit itu daun pisang. 

Kemudian bahan kayu bakar susah karena ada banjir rob sehingga kami menggunakan gas elpiji," terangnya. 

Setiap membuat lopis, lanjut dia, mampu menghasilkan 600 lopis. 

Jumlah lopis itu menggunakan beras ketan 100 kilogram atau 1 kuintal. 

Tiap lopis dijual Rp 6 ribu. 

Dari jumlah itu dia mampu mengantongi keuntungan Rp 3 juta. 

Menurutnya, jumlah itu sebelum  adanya pandemi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved