Breaking News:

Berita Internasional

Ribuan Tentara Israel Dikerahkan ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Juru bicara tentara Israel mengatakan 3.000 tentara cadangan telah dipanggil untuk bersiap.

MAHMUD HAMS / AFP
Serangan udara Israel menghantam jalur Gaza, yang dikendalikan oleh gerakan Islam Palestina, Hamas, pada Senin (10/5). Israel melancarkan serangan udara mematikan di Gaza sebagai tanggapan atas rentetan roket yang ditembakkan gerakan Islam Hamas di tengah meningkatnya kekerasan yang dipicu kerusuhan di kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem. 

TRIBUNJATENG.COM, GAZA - Ribuan tentara Israel mulai dikerahkan ke perbatasan Gaza.

Sementara, sayap bersenjata kelompok Palestina, Hamas, mengancam akan terus melanjutkan serangan roket dengan mengatakan menghantam kota seperti Tel Aviv lebih mudah dibandingkan meneguk air minum.

Juru bicara tentara Israel mengatakan 3.000 tentara cadangan telah dipanggil untuk bersiap.

Baca juga: Tak Ada Respons saat Dihubungi Anak di Malam Lebaran, Ternyata Ibunya Ditemukan Meninggal Dunia

Baca juga: Khutbah Jumat Singkat Iktibar Pasca Ramadan

Baca juga: Ini Alasan Asnawi Mangkualam Ingin Hengkang dari Ansan Greeners Klub Liga 2 Korea Selatan

Baca juga: Disebut Palsu, Makam Sepanjang 10 Meter di Padang Pariaman yang Sempat Viral Dibongkar

Hamas terus meluncurkan roket ke Israel, dengan sirene bergaung di kota-kota Israel namun sejauh ini tak ada korban lebih lanjut.

Di Gaza, setidaknya 83 orang dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel sejak serangan terjadi pada Senin (10/5/2021) lalu. Sementara di Israel, tujuh orang meninggal sejauh ini.

Wartawan BBC di Gaza mengatakan wilayah itu mengalami masa paling sulit sejak perang pada 2014.

Saling serang antara kelompok Palestina dan tentara Israel meningkat signifikan di Jalur Gaza dan PBB mengkhawatirkan terjadinya "perang skala penuh".

Lebih dari 1.000 roket diluncurkan oleh kelompok Palestina selama lebih 38 jam, kata Israel, sebagian besar diarahkan ke Tel Aviv.

Sementara Israel melancarkan ratusan serangan udara, menghancurkan dua blok gedung di Gaza pada Selasa dan Rabu (12/5/2021).

Sekretaris Jendral PBB, António Guterres mengatakan ia "sangat prihatin" atas berlanjutnya kekerasan.

Halaman
1234
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved