Breaking News:

Apel Pengamanan Kupatan, Bupati Kudus HM Hartopo Minta Pengelola Obyek Wisata Patuhi Prokes

Hartopo mengimbau agar seluruh petugas pengamanan dapat melakukan peninjauan terkait protokol kesehatan.

Istimewa
Bupati Kudus HM Hartopo beserta Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarta dan Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma diikuti personel gabungan melaksanakan apel gabungan pada Minggu, (16/5/2021) di halaman Pendopo, Kudus. 

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo beserta Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarta dan Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma diikuti personel gabungan melaksanakan apel gabungan pada Minggu, (16/5/2021) di halaman Pendopo, Kudus. Apel tersebut digelar guna persiapan pengamanan obyek wisata jelang Lebaran ketupat yang akan jatuh H+7, tepatnya Rabu pekan depan.

Hartopo mengimbau agar seluruh petugas pengamanan dapat melakukan peninjauan terkait protokol kesehatan serta standarisasi keamanan tempat wisata yang ada di Kabupaten Kudus.

"Tradisi masyarakat Kabupaten Kudus 7 hari pasca Idulfitri adalah merayakan lebaran ketupat, perayaan tersebut biasanya diisi dengan berwisata dengan keluarga. 

Oleh karena itu, pengawasan mengenai protokol kesehatan harus dipantau secara ketat untuk menghindari penyebaran covid di tempat wisata," jelasnya.

Dia juga menekankan agar pengelola obyek wisata dapat membentuk satgas covid-19 untuk mengontrol pengunjung terkait protokol kesehatan para pengunjung.

"Saya minta pengelola objek wisata dapat membentuk satgas covid ditempat wisata, untuk melakukan pengawasan pengunjung terkait penerapan prokes yang baik dan benar," tegasnya.

Orang nomor satu di Kota Kudus itu juga menekankan agar pengelola tempat wisata untuk menjalankan imbauan sesuai surat edaran Bupati tentang aturan tersebut, Pihaknya juga akan memberikan warning jika sampai mengabaikanya.

"Terkait tempat wisata, pembatasan jumlah pengunjung maksimal hanya 30 persen dari kapasitas yang ada. Jika tak mengindahkan aturan tersebut tentunya kami beri warning, akan kami tutup tempat wisata tersebut," tandasnya.

(*)

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved