Berita Boyolali

Duka Andi Saksikan Istri & 2 Anaknya Tenggelam di Kedung Ombo, Jalal Juga Belum Ditemukan

Duka mendalam dirasakan Andi Sugiarto, salah satu korban perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo Boyolali. Dua anaknya Jalil, Zamzam, dan sang istri Tri

Editor: m nur huda
TribunSolo.com/Adi Surya
Korban meninggal insiden perahu maut di Waduk Kedung Ombo (WKO) Boyolali dimakamkan satu liang lahat, Minggu (16/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Duka mendalam dirasakan Andi Sugiarto, salah satu korban perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo Boyolali. Dua anaknya Jalil, Zamzam, dan sang istri Tri Iriana meninggal dalam insiden tersebut.

Mereka menjadi korban dalam insiden perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo, Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Sabtu (15/5/2021).

Andi menyaksikan langsung anak-anak dan istrinya terjun ke perairan waduk Kedung Ombo yang berada di Boyolali tersebut. 

Ia sempat berusaha menolong anak-anak dan istrinya namun nasib berkata lain. 

Kondisi perahu berisi wisatawan yang terbalik di Waduk Kedung Ombo di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Sabtu (15/5/2021).
Kondisi perahu berisi wisatawan yang terbalik di Waduk Kedung Ombo di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Sabtu (15/5/2021). (TribunSolo.com/Istimewa)

Andi tertindih penumpang lain dan membuatnya harus merelakan mereka tenggelam. 

Pilu itu semakin menjadi lantaran salah seorang anaknya, Jalal hingga kini belum diketahui keberadaannya. 

Baca juga: Satu Korban Ditemukan Pagi Tadi di Kedung Ombo Seorang Perempuan, Jalal & Niken Masih Dicari

Sorot mata Andi begitu sayu dan muram.

Tangisnya sempat pecah tatkala peti jenazah dua anak dan istrinya tiba di rumah duka, Minggu (16/5/2021) sekira pukul 08.00 WIB. 

Peti-peti jenazah tersebut diletakkan di ruang tamu rumah duka, RT 9 RW 3 Dukuh Karangmalang, Dusun Klego, Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali. 

Andi tak kuasa menahan air mata menetes. Dia terdiam duduk terpaku memandang peti jenazah dua anak dan istrinya. 

Peti-peti jenazah kemudian disalatkan sekira pukul 09.00 WIB sebelum akhirnya diberangkatkan ke Astana Sentono, Desa/Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali. 

"Itu dimakamkan di sana karena istri Andi aslinya di desa tersebut," kata Kakak Andi, Yunus kepada TribunSolo.com.

Peti-peti jenazah tersebut diantar menggunakan tiga mobil ambulans.

Ambulans terdepan membawa peti jenazah Zamzam kemudian diikuti dua ambulans yang masing-masing menghantar peti jenazah Tri Iriana dan Jalil. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved