Breaking News:

Puisi

Puisi Anjing Joko Pinurbo

Puisi Anjing Joko Pinurbo: Rumahku dijaga dua anjing cerdas: anjing sungguhan dan anjing-anjingan. Anjing sungguhan sungguh cerewet dan sok polisi: se

TWITTER/KOMPASMUDA_JGJ
Joko Pinurbo 

Puisi Anjing Joko Pinurbo

TRIBUNJATENG.COM - Puisi Anjing Joko Pinurbo:

Anjing

Rumahku dijaga dua anjing cerdas: anjing sungguhan
dan anjing-anjingan. Anjing sungguhan sungguh cerewet
dan sok polisi: sepi berkelebat sedikit saja ia sudah
panik lalu menyalak keras sekali. Anjing-anjingan
sungguh kalem lagi pemalu: maklum, tubuhnya terbuat
dari waktu, eh batu.

Entah mengapa malam lebih takut pada anjing-anjingan
ketimbang pada anjing sungguhan sehingga anjing
sungguhan jadi cemburu. “Aku yang sibuk menjaga
rumah ini, kau yang lebih ditakuti. Dasar anjing!” kata
anjing sungguhan kepada anjing-anjingan.

Aku sering terbangun dari tidurku mendengar dua ekor
anjing bertengkar hebat di depan pintu. Dari suaranya
aku bisa tahu bahwa anjing sungguhan makin lama
makin frustrasi. Aku baru sadar bahwa anjing-anjingan
bisa lebih anjing dari anjing sungguhan. Tapi kalau
tidak ada anjing sungguhan, anjing-anjingan pasti akan
sangat kesepian. Bisakah kalian berdamai, hai anjing-
anjingku?

Anjing

Rumahku dijaga dua anjing cerdas: anjing sungguhan
dan anjing-anjingan. Anjing sungguhan sungguh cerewet
dan sok polisi: sepi berkelebat sedikit saja ia sudah
panik lalu menyalak keras sekali. Anjing-anjingan
sungguh kalem lagi pemalu: maklum, tubuhnya terbuat
dari waktu, eh batu.

Entah mengapa malam lebih takut pada anjing-anjingan
ketimbang pada anjing sungguhan sehingga anjing
sungguhan jadi cemburu. “Aku yang sibuk menjaga
rumah ini, kau yang lebih ditakuti. Dasar anjing!” kata
anjing sungguhan kepada anjing-anjingan.

Aku sering terbangun dari tidurku mendengar dua ekor
anjing bertengkar hebat di depan pintu. Dari suaranya
aku bisa tahu bahwa anjing sungguhan makin lama
makin frustrasi. Aku baru sadar bahwa anjing-anjingan
bisa lebih anjing dari anjing sungguhan. Tapi kalau
tidak ada anjing sungguhan, anjing-anjingan pasti akan
sangat kesepian. Bisakah kalian berdamai, hai anjing-
anjingku?

(*)

Penulis: iam
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved