Breaking News:

Berita Sragen

Relawan Pemakaman Covid-19 di Sragen Pilih Tak Terima Uang

Para relawan pemakanan Covid-19 di Sragen pilih tak terima uang dari pemerintah.

Istimewa/PMI Sragen
Tim gabungan pemakaman Sragen ketika melakukan pemakaman jenazah yang terkonfirmasi Covid-19 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Para relawan pemakanan Covid-19 di Sragen pilih tak terima uang yang diperuntukkan pemerintah bagi relawan Covid-19.

Padahal ri

Tim gabungan pemakaman Sragen ketika melakukan pemakaman jenazah yang terkonfirmasi Covid-19
Tim gabungan pemakaman Sragen ketika melakukan pemakaman jenazah yang terkonfirmasi Covid-19 (Istimewa/PMI Sragen)

siko tertular Virus Corona atau Covid-19 terus menghampiri setiap para relawan ketika melakukan pemakaman.

Belum lagi ditambah kekhawatiran pihak keluarga terhadap resiko yang harus diemban oleh relawan jika harus berurusan dengan jenazah yang sudah terkonfirmasi Covid-19.

Proses pemakaman jenazah Covid-19 jelas berbeda dengan pemakaman biasa. Petugas harus menggunakan APD lengkap dari baju hazmat, sarung tangan lateks, masker, kacamata pelindung hingga sepatu boot.

Wakil Ketua I PMI Kabupaten Sragen, Soewarno mengatakan keberadaan tim relawan pemakaman Covid-19 di Sragen saat ini merupakan relawan gabungan.

Mereka terdiri dari beberapa unsur organisasi relawan, diantaranya PMI Sragen, SAR MTA, SAR Himalawu, MDMC Sragen, Tagana Sragen, SAR UNS dan IOF Sragen.

Soewarno mengatakan keistimewa dari relawan gabungan relawan sejak awal mengikrarkan diri bergerak secara mandiri dari biaya operasional.

Bahkan mereka tidak mencairkan anggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, yang diperuntukkan bagi relawan pemakaman Covid-19.

"Istimewanya, mereka mengikrarkan diri bergerak secara mandiri dari sisi biaya operasional."

Halaman
12
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved