Breaking News:

Berita Internasional

10.000 Warga Palestina Mengungsi Akibat Rentetan Serangan Israel ke Jalur Gaza

Lebih dari 10.000 warga Palestina mengungsi akibat rentetan serangan Israel ke Jalur Gaza.

Editor: M Syofri Kurniawan
Kompas.com/Istimewa
Warga Palestina menggelar shalat jenazah untuk dua wanita dan delapan anak dari keluarga Abu Hatab di Gaza City, yang tewas setelah serangan udara Israel pada Sabtu (15/5/2021).(AP PHOTO/KHALIL HAMRA) 

TRIBUNJATENG.COM, RAMALLAH – Lebih dari 10.000 warga Palestina mengungsi akibat rentetan serangan Israel ke Jalur Gaza.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki dalam pada pertemuan luar biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) pada Minggu (16/5/2021).

Pertemuan digelar secara virtual untuk membahas serangan Israel di Palestina sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

Baca juga: Dibesarkan Keluarga Terkaya di Karo, Desiree Tarigan Diajari Tidak Memberi Utang

Baca juga: KNKT Ingatkan Pengguna Motor Matik Jangan Nekat ke Pegunungan: Kuat Naik, Tak Kuat Turun

Baca juga: Kisah Jenderal Israel Pembantai Rakyat Palestina 8 Tahun Hidup Koma & Membusuk, Kutukankah?

Baca juga: Kontak Senjata TNI Polri Vs Kelompok Teroris Lekagak Talenggen Papua Minggu Dini Hari, Dua Tewas

Maliki menyatakan, Israel telah melakukan kejahatan dan menggunakan kekerasan terhadap orang-orang di Jalur Gaza yang sedang diblokade.

"Pengeboman biadab yang sedang berlangsung di Gaza telah menyebabkan lebih dari 10.000 warga Palestina mengungsi dan ratusan rumah hancur," kata Maliki.

Maliki menambahkan, Israel melancarkan serangan tanpa pandang bulu termasuk menyerang rumah-rumah milik warga Palestina.

Dia juga meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Majelis Umum PBB, Dewan Hak Asasi Manusia PBB, dan pengadilan internasional untuk bertindak.

Selain itu, Maliki juga meminta OKI untuk membentuk front internasional guna mencegah kekerasan lebih lanjut dari Israel dan eskalasi yang berbahaya.

Dia menekankan bahwa upaya normalisasi dengan Israel sama saja mendukung sistem rasialis dan mendukung rezim apartheid.

Israel telah menggempur Jalur Gaza melalui serangan udara yang dimulai sekitar sepekan lalu atau sejak 10 Mei.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved