Breaking News:

Berita Karanganyar

Kapasita Tempat Tidur Ruang Isolasi Covid-19 di Karanganyar Masih Mencukupi Pasca Lebaran

TT isolasi untuk pasien Covid-19 di Kabupaten Karanganyar masih cukup aman apabila sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus pasca lebaran

Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Ruang tempat isolasi pasien Covid-19 di RSUD Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kapasitas Tempat Tidur (TT) isolasi untuk pasien Covid-19 di Kabupaten Karanganyar masih cukup aman apabila sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus pasca lebaran. 

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjateng.com per Minggu (16/5/2021), tercatat ada sejumlah 310 kasus aktif positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, 173 orang menjalani rawat inap dan 137 orang menjalani isolasi mandiri. 

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Dwi Rusharyati menyampaikan, kapasitas TT isolasi di delapan rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Kabupaten Karanganyar masih aman hingga hari ini. Dari total 218 TT isolasi, sejumlah 123 TT sudah terpakai dan tersisa 95 TT.

"Antisipasi lonjakan (kasus) pasca lebaran, insyaallah mencukupi. Kita sudah sampaikan kepada Direktur RS rujukan, sewaktu-waktu dibutuhkan harus siap (menambah)," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (17/5/2021). 

Dia menuturkan, dinas kesehatan telah menginstruksikan kepada puskesmas untuk kesiapsiagaan sebelum lebaran kaitannya apabila ada pemudik yang tiba di kampung halaman. Serta mengaktifkan Jogo tonggo setempat. 

Apabila ada yang bergejala Covid-19 dapat dilakukan pemeriksaan menggunakan rapid swab antigen di puskesmas setempat. Dwi mengungkapkan, hingga saat ini belum ada laporan adanya kasus Covid-19 dari pemudik. 

Terpisah, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, daerah diminta supaya berhati-hati dan mengantisipasi jangan sampai ada lonjakan kasus pasca lebaran sesuai arahan dari presiden yang disampaikan dalam rapat virtual.

Yuli sapaan akrabnya telah memerintahkan kepada Kades, Camat dan DKK untuk mewaspadai potensi lonjakan kasus pasca lebaran. Dia meminta Kades supaya terus mengingatkan Ketua RT supaya disiplin kaitannya dengan protokol kesehatan. 

"Tingkat RT, efektif, disiplin dan ketat saya rasa selesai," terangnya. 

Bupati Karanganyar akan terus memantau perkembangan kasus Covid-19 terutama 15 hari pasca lebaran. Dia menjelaskan, adanya kenaikan kasus Covid-19 sebelum lebaran lebih dikarenakan kluster kontak erat.

"Harapannya pasca lebaran jumlah kasus (Covid-19) dapat ditekan," ungkap Yuli.(Ais).

Penulis: Agus Iswadi
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved