Breaking News:

Berita Boyolali

Warga Sekitar Kedung Ombo Bicara Soal Mitos Hari Sabtu, Ada Fenomena Alam Tak Lazim: Harus Hati-hati

Warga setempat, Sawiyatun (48) mengatakan ada mitos atau keyakinan yang berkembang di tengah masyarakat soal hari Sabtu

Dok.Basarnas
Tim gabungan evakuasi di antaranya Basarnas membawa kantong berisi korban tenggelam di Waduk Kedung Ombo di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Minggu (16/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Hari Sabtu dalam pasaran tertentu Primbon Jawa ternyata menjadi 'alarm' bagi warga di sekitar Waduk Kedung Ombo.

Khususnya bagi warga yang bermukim sekitar waduk di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali.

Ada apa dengan hari Sabtu?

Warga setempat, Sawiyatun (48) mengatakan ada mitos atau keyakinan yang berkembang di tengah masyarakat soal hari Sabtu pada pasaran tertentu penaggalan Jawa.

Hal itu tidak jauh berkaitan dengan waktu pembuatan waduk yang menelan puluhan desa pada 1985 silam.

F
Makam Nyi Ageng Serang berada di tengah Waduk Kedung Ombo (WKO), Sabtu (7/7/2018). ((KOMPAS.com/LABIB ZAMANI))

"Kata orang tua waktu bikin waduk, itu kalau tidak salah Sabtu (Pahing),' katanya kepada TribunSolo.com, Minggu (16/5/2021).

"Maka setiap hari itu, warga di sini disuruh hati-hari tidak boleh sembarangan," jelasnya membeberkan.

Ketika mendekati hari tersebut, sambung Sawiyatun, biasanya terjadi fenomena alam yang tidak lazim.

"Kadangkala ada angin kencang tiba-tiba berhembus, ada ombak tiba-tiba," ucapnya.

Warga setempat yang hendak beraktivitas di waduk biasanya sudah ada persiapan, di antaranya membawa peralatan pengaman.

Halaman
1234
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved