Breaking News:

Liga 1

Duel El Clasico Jateng, Persis Solo Terima Tantangan Uji Coba Lawan PSIS Semarang

Keinginan PSIS Semarang mengadakan uji coba menghadapi rivalnya di Jawa Tengah, Persis Solo nampaknya akan terwujud.

TribunSolo.com/@official.persissolo
Pemegang saham terbesar Persis Solo Kaesang Pangarep yang juga anak Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah perkenalan di Stadion Manahan Solo, Sabtu (20/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Keinginan PSIS Semarang mengadakan uji coba menghadapi rivalnya di Jawa Tengah, Persis Solo nampaknya akan terwujud.

Hal tersebut setelah CEO PSIS Yoyok Sukawi mengkonfirmasi jika Direktur Utama Persis, Kaesang Pangarep setuju dengan wacana uji coba tersebut.

“Saya sudah berkomunikasi langsung dengan Mas Kaesang. Intinya, beliau menyambut baik. Alhamdulillah semoga uji coba bisa terlaksana,” kata Yoyok, Selasa (18/5/2021).

PSIS dan Persis Solo sama-sama mempersiapkan diri mengarungi kompetisi musim ini.

Tim PSIS melakukan persiapan menghadapi kompetisi Liga 1. Sementara Persis Solo juga terus bersiap menghadapi kompetisi Liga 2 dan menargetkan promosi ke Liga 1 musim depan.

Setelah disambut baik Kaesang, selanjutnya Yoyok akan berkomunikasi terkait jadwal uji coba.

Duel dua tim klasik asal Jawa Tengah ini direncanakan akan berjalan pada pertengahan Juni mendatang. Pertandingan akan digelar dengan format home and away.

Yoyok berharap, pertandingan kedua tim Jawa Tengah ini bisa disiarkan langsung stasiun televisi swasta karena dilaksanakan dalam suasana pandemi Covid-19.

“Otomatis kan tidak boleh ada penonton. Jadi bagaimana suporter kedua tim puas, ya disiarkan langsung televisi, karena ini kan terkait pandemi,” tuturnya.

Soal pelaksanaan uji coba dengan protokol kesehatan ketat bisa mencontoh dari pelaksanaan Piala Menpora 2021 yang dinilai sangat sukses dari sisi penegakan prokes sesuai anjuran pemerintah.

“Kami bersyukur, Piala Menpora 2021 sukses dilaksanakan dan tidak ada satu pun ada kasus positif Covid-19. Nah ini kan bisa jadi contoh saat laga uji coba antara PSIS dan Persis di Jatidiri ataupun Manahan,” beber pria berusia 42 tahun tersebut.

“Uji coba kan tidak mencari menang atau kalah. Kedua tim membutuhkan uji coba untuk mengukur kemampuan serta mentalitas pemain, terutama pemain muda PSIS,” pungkasnya.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved