Breaking News:

Berita Internasional

Erdogan Nilai Hanya Paus Fransiskus yang Bisa Hentikan kebrutalan Israel di Gaza Palestina

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menilai Paus Fransiskus memiliki pengaruh untuk menggerakan dunia agar menghentikan kebrutalan Israel di Gaza Pale

LOUISA GOULIAMAKI/AFP
Paus Fransiskus tiba di Yunani, Sabtu (16/4/2016), disambut PM Alexis Tsipras dan Uskup Agung Konstantinopel Patriarch Bartolomeus. Paus dijadwalkan mengunjung para pengungsi yang ditampung di Pulau Lesbos. 

TRIBUNJATENG.COM, ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menilai Paus Fransiskus memiliki pengaruh untuk menggerakan dunia agar menghentikan kebrutalan Israel di Gaza Palestina.

Ia punya cara sendiri untuk mendinginkan konflik Israel - Palestina yang memakan ratusan korban dalam sepekan terakhir.

Erdogan menelepon Paus Fransiskus dan meminta tolong demi menghentikan serangan brutal Israel di Gaza.

Percakapan telepon Erdogan dan Sri Paus terjadi di tengah upaya Ankara mengakhiri ketegangan sejak 10 Mei.

Tercatat, 197 orang Palestina tewas terkena serangan Israel.

Baca juga: Netanyahu Tegaskan Serangan Israel Ke Gaza Akan Terus Berlanjut

Baca juga: Hamas: Kami Berulang Kali Peringatkan Israel agar Tidak Sentuh Masjid Al Aqsa

Adapun "Negeri Zionis" melaporkan 10 warganya terbunuh.

Dalam keterangan kantor kepresidenan Turki, Erdogan menyatakan Palestina akan terus menjadi "korban pembantaian' Israel.

"Kecuali, seluruh komunitas internasional bersatu dan menghukum mereka, lewat sanksi," ujar dia kepada Paus Fransiskus.

Mantan Wali Kota Istanbul itu menyatakan, hanya suara Paus yang bisa menggerakkan dunia untuk bertindak.

Pada Minggu (16/5/2021), Paus mengatakan korban jiwa di Gaza adalah tindakan yang menyeramkan dan tak bisa diterima.

Baca juga: Paus Fransiskus: Ketika Ada Konflik, Kembali ke Akar Keberadaan Sebagai Saudara

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved