Berita Kabupaten Tegal

HUT Kab Tegal di Tengah Pandemi Covid-19, Bupati Umi: Tetap Digelar Meski Sederhana, Jas Merah

Perayaan hari jadi Kabupaten Tegal ke 420 pada Selasa (18/5/2021) berjalan dengan khidmat dan sederhana

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Perayaan hari jadi Kabupaten Tegal ke 420 pada Selasa (18/5/2021) berjalan dengan khidmat dan sederhana. Diawali kegiatan kirab pataka dari Rumah Dinas Bupati, kemudian diserahkan ke gedung DPRD Kabupaten Tegal. 

Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, sehingga tidak ada arak-arakan ataupun kegiatan yang melibatkan masyarakat seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pada perayaan tahun ini, hanya dihadiri oleh Bupati Tegal Umi Azizah, Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie, segenap unsur forkopimda, kepala OPD, keluarga dari Kalisoka, dan lain-lain.

Pada momen ini pun, Bupati Umi mengingatkan para pejabat Pemkab Tegal, ASN, dan unsur lainnya harus menjadi tauladan, contoh bagi masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan 5M. 

Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. 

"Mulai April sampai sekarang perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal bisa dibilang memprihatinkan. Karena jika sebelumnya penambahan kasus kurang dari 10 sejak April terus meningkat. Sehingga peringatan hari jadi tahun ini kami laksanakan secara sederhana. Saya juga ingin menegaskan ke masyarakat bahwa kita belum aman dari Covid-19," jelas Umi, pada Tribunjateng.com.

Ditanya kenapa tetap melaksanakan peringatan hari jadi Kabupaten Tegal padahal di tengah pandemi Covid-19, Bupati Umi menuturkan ia berpegang pada Jas Merah (jangan sekali-kali melupakan sejarah).

Meski dengan perayaan sederhana dan terbatas, Umi ingin masyarakat Kabupaten Tegal mengenang perjuangan, kerja keras para leluhur, sesepuh sehingga Kabupaten Tegal bisa seperti sekarang ini karena berkat jasa mereka semua. 

"Semangat berjuang para leluhur, pendahulu, dan pendiri Kabupaten Tegal harus kita contoh terutama di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Selain itu warisan para leluhur yang sudah diperjuangkan demikian rupa juga harus kita jaga dan rawat," pesan Umi.

Adapun rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan sejak April lalu diawali ziarah ke makam pendiri Kabupaten Tegal.

Setelah itu dilanjutkan kegiatan upacara penyerahan Pataka dari Bupati Tegal kepada keluarga Kalisoka, pada Minggu (16/5/2021) berlokasi di Pemda Tegal.

Lalu dilanjutkan kegiatan pada Senin (17/5/2021) yaitu Kirab Pataka dari Kalisoka ke rumah dinas Bupati.

Kegiatan Khatmil Quran yang diikuti perwakilan sebanyak 30 orang.

Kegiatan tasyakuran juga dilakukan secara virtual, intinya rangkaian hari jadi disesuaikan dengan kondisi saat ini. 

Tidak ada arak-arakan dan lain sebagainya karena masih pandemi Covid-19. 

Selain itu dari Dinas Pemuda olahraga dan Pariwisata (Porapar) juga mengadakan lomba seni budaya berhadiah total Rp 17,5 juta plus piagam.

Lomba yang pendaftarannya sudah dimulai sejak 28 April sampai 9 Mei 2021 ini bertema seni budaya lokal Kabupaten Tegal.

Puncaknya pada Selasa (18/5/2021) dilanjutkan Kirab Pataka dari rumah dinas Bupati menuju DPRD Kabupaten Tegal, kemudian dilanjutkan rapat paripurna istimewa DPRD.

"Kami bersama-sama berikhtiar membangun Kabupaten Tegal menuju yang lebih baik, dan saya optimis ketika seluruh masyarakat selalu berusaha lahir dan batin, saling membantu, gotong royong kebersamaan, maka persoalan yang sedang dihadapi bisa cepat diselesaikan," tandasnya. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved