Breaking News:

Berita Internasional

Komandan Jihad Islam Palestina Tewas Dalam Serangan Jet Tempur Israel ke Gaza

Terbunuhnya komandan bersenjata Jihad Islam di Jalur Gaza Utara, kemungkinan akan mendapat tanggapan keras dari kelompok pejuang yang berperang bersam

AFP/Anis BABA
Kobaran api dan asap membumbung tiggi di atas gedung-gedung, seusai jet tempur Israel membombardir kawasan Jalur Gaza, Palestina pada Senin (17/5/2021) jelang pagi. 

TRIBUNJATENG.COM, GAZA - Jet tempur Israel terus membombardir kawasan Jalur Gaza, Palestina pada Senin (17/5/2021).

Dalam serangan udara itu, seorang komandan senior Jihad Islam Palestina tewas.

Mendapatan serangan itu, kelompok-kelompok Islam di bawah Hamas meningkatkan serangan roket di kota-kota Israel, meskipun ada seruan internasional untuk gencatan senjata.

Pejabat kesehatan Jalur Gaza menyebutkan jumlah korban tewas Palestina sejak permusuhan berkobar pekan lalu sudah mencapai 201 orang.

Baca juga: Erdogan Nilai Hanya Paus Fransiskus yang Bisa Hentikan kebrutalan Israel di Gaza Palestina

Baca juga: Lebih Sengit dari 2014, Penduduk Gaza Tewas Akibat Perang Israel-Hamas Hampir 200 Orang

Termasuk 58 anak-anak dan 34 wanita, serta 10 orang tewas di Israel, termasuk dua anak, kata pihak berwenang Israel.

Dilansir AFP, pembunuhan Hussam Abu Harbeed, komandan bersenjata Jihad Islam di Jalur Gaza Utara, kemungkinan akan mendapat tanggapan keras dari kelompok pejuang yang berperang bersama Hamas.

Militer Israel mengatakan Harbeed berada di balik beberapa serangan teror rudal anti-tank terhadap warga sipil Israel.

Warga Palestina menggelar shalat jenazah untuk dua wanita dan delapan anak dari keluarga Abu Hatab di Gaza City, yang tewas setelah serangan udara Israel pada Sabtu (15/5/2021).(AP PHOTO/KHALIL HAMRA)
Warga Palestina menggelar shalat jenazah untuk dua wanita dan delapan anak dari keluarga Abu Hatab di Gaza City, yang tewas setelah serangan udara Israel pada Sabtu (15/5/2021).(AP PHOTO/KHALIL HAMRA) (AFP)

Seorang jenderal Israel memperingatkan negaranya dapat melanjutkan pertempuran selamanya.

Kelompok pejuang di Jalur Gaza juga tidak memberikan tanda bahwa pertempuran akan segera berakhir.

Segera setelah kematian Harbeed, Jihad Islam mengatakan telah menembakkan roket ke kota pantai Ashdod di Israel, dan polisi Israel mengatakan tiga orang terluka.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved