Breaking News:

Liputan Khusus

Liputan Khusus : Stok Plasma Darah di PMI Kosong, Calon Pendonor Bisa Hubungi Call Center 117

MI Kota Semarang memerlukan lebih banyak pendonor plasma darah konvalesen dari para penyintas Covid-19.

Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Ayo donor darah 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- PMI Kota Semarang memerlukan lebih banyak pendonor plasma darah konvalesen dari para penyintas Covid-19.

Yaitu untuk pengobatan bagi penderita Covid-19 dengan gejala ringan, sedang, hingga kritis.

Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Semarang, Anna Kartika mengungkapkan, saat ini stok plasma darah konvalesen dalam kondisi kosong. Hal tersebut disebabkan karena jumlah pendonor tidak sebanding dengan tingginya permintaan.

"Stok kami kosong, karena permintaan banyak tapi donornya masih sulit. Jadi antrean permintaan darah plasma konvalesen akhir-akhir ini meningkat tapi kesediaan donor tidak banyak karena beberapa kendala," kata Anna, Sabtu (15/5).

Kendala itu antara lain informasi data penyitas covid yang masih minim dan syarat donor terutama titer antibodi covid yang sering tidak memenuhi syarat.

Selain kedua hal itu, kendala lainnya adalah masih ada trauma serta rasa takut jarum pada penyitas sehingga menjadikan mereka tidak berkenan untuk donor.

Anna Kartika menjelaskan, di Kota Semarang permintaan plasma konvalesen kira-kira 250-300 kantong perbulan. Sedangkan kondisi sekarang jumlah pasien Covid-19 yang antre untuk mendapatkan plasma darah konvalesen sangat banyak.

Untuk golongan darah A antrean Terapi Plasma Konvalesen (TPK) ada 10 pasien dengan jumlah permintaan 17 kantong. Golongan darah B jumlah antrean TPK ada 13 pasien dengan permintaan 19 kantong.

Sedangkan golongan darah O jumlah antrean TPK ada 21 pasien dengan permintaan 40 kantong. Sementara untuk golongan darah AB antrean TPK ada 5 pasien dengan jumlah permintaan 10 kantong.

Dorong Pendonor

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved