Breaking News:

Berita Kabupaten Pekalongan

Tradisi Syawalan Gunungan Sego Megono di Pekalongan Tahun Ini Ditiadakan

Gunungan sego megono yang merupakan puncak tradisi syawalan di Kabupaten Pekalongan pada lebaran tahun 2021 ini tidak diadakan

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Gunungan Nasi Megono diangkat oleh beberapa orang berbusana hitam 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Gunungan sego megono yang merupakan puncak tradisi syawalan di Kabupaten Pekalongan pada lebaran tahun 2021 ini tidak diadakan.

Hal ini guna mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Santri.

"Tradisi megonan yang biasanya digelar saat syawalan tahun ini kita tunda," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, Selasa (18/5/2021).

Menurutnya, tradisi gunungan megono ini biasanya digelar di objek wisata Linggoasri, Kecamatan Kajen.

Namun, karena adanya pandemi Covid-19 tradisi ini tidak dilaksanakan.

"Mencegah penyebaran Covid-19 jadi festival gunungan megono ditiadakan," ujarnya.

Saat disinggung apakah saat syawalan objek wisata dibuka, Bupati Asip menegaskan bahwa untuk sejumlah tempat wisata di Kabupaten Pekalongan masih dibuka dengan sistem buka tutup dan prokes yang dikendalikan dengan sangat ketat.

"Artinya, jika 30-50 persen objek wisata penuh maka tempat wisata akan di tutup supaya bisa bergantian."

"Mekanisme ini saya meyakini akan mengurangi tingkat kerumunan di basis-basis tempat wisata yang ada di Kabupaten Pekalongan," ucapnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved