Breaking News:

Berita Regional

Hakim Bandingkan Pukulan Habib Bahar bin Smith Ke Sopir Taksi Online dengan Manny Pacquiao

Habib Bahar bin Smith, terdakwa kasus penganiayaan sopir taksi online Ardiansyah di Kota Bogor pada 2018, mengaku menganiaya untuk membela istrinya.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Habib Bahar bin Smith menjalani persidangan 

TRIBUNJATENG.COM - Habib Bahar bin Smith, terdakwa kasus penganiayaan sopir taksi online Ardiansyah di Kota Bogor pada 2018, mengaku menganiaya untuk membela istrinya.

Hal itu disampaikan Bahar saat menjalani persidangan secara daring di Pengadilan Negeri Klas IA Khusus Bandung, Jalan LLRE Martadiana, Selasa (18/5/2021).

Bahar berada di Lapas Cibinong dan tersambung ke ruang sidang secara teleconference.

"Siapapun pasti marah ketika istrinya digoda," kata Bahar di persidangan, dikutip dari Tribun Jabar, Selasa.

Dalam kasus ini, menurut dakwaan jaksa, Bahar menganiaya sopir taksi online Ardiansyah setelah mengantar istri Bahar, Jihana Rokayah belanja di Jakarta yang pulang pada malam hari.

Ardiansyah dianiaya Bahar dengan cara dipukul dengan tangan kosong.

"Saya pukul pakai tangan kosong. Saat itu cepat sekali, kalau hitungan cepat, 10 detik, saya perkirakan paling tiga pukulan yang mulia," kata Bahar, menjawab pertanyaan hakim.

Hakim malah membandingkan pukulan Bahar dengan petinju Manny Pacquiao dari Filipina.

"Kalau (Manny) Pacquiao dari Filipina itu 10 detik bisa 30 pukulan. Kalau habib bilang 10 detik, itu lama," kata hakim Surachmat.

Bahar mengaku karena kondisi saat itu malam hari, dia lupa bagian tubuh yang dipukul.  

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved