Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka Kecamatan Batang Menunggu Disposisi Bupati Wihaji

Sejumlah satuan pendidikan tingkat SD dan SMP di Kecamatan Batang, bersiap-siap untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Hari pertama masuk sekolah di Kabupaten Batang 9 Maret 2021. 

"Apabila ada siswa yang melebihi 28, maka dibagi tiga jadi dalam seminggu cuma dua hari masuk," jelasnya.

Terpisah, Ketua PGRI Batang, M. Arif Rohman mengatakan PTM tersebut digelar sekaligus untuk menunjang Penilaian Akhir Tahun pada awal Juni mendatang.

“Kami mendukung PTM di Kecamatan Batang dan mengharap seluruh anggota PGRI setempat untuk menyukseskan pelaksanaan PTM, meskipun agak terlambat dibandingkan dengan kecamatan yang lain,” ujarnya.

Ia memastikan, seluruh guru di Kecamatan Batang telah memperoleh vaksinasi baik dosis pertama maupun kedua.

“Sebenarnya jika mengacu protokol kesehatan, sebelum melakukan kegiatan PTM harus menjalani tes swab antigen terlebih dahulu karena jumlah peserta didik di Batang untuk SD 60 ribu siswa dan SMP 15 ribu siswa, tentu cukup merepotkan saat pelaksanaan hingga evaluasi, sehingga pihak peserta didik dipandang cukup dengan menerapkan prokes saat di rumah,” jelasnya.

Pihaknya optimis, tidak akan muncul klaster baru dari institusi pendidikan. Namun ada konsekuensi dari setiap kebijakan yang diambil.

“Jika anak terlalu lama menjalani pembelajaran secara Daring, secara akademis akan terjadi degradasi yakni banyak siswa kelas 1 yang belum bisa membaca, menulis dan berhitung dari sisi karakter terganggu, karena mereka lebih fokus pada gawai daripada melakukan kegiatan sosial,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved