Breaking News:

Polisi Minta Warga Pekalongan Tak Nakal Terbangkan Balon Udara Dipasangi Petasan

Polres Pekalongan melarang masyarakat Kabupaten Pekalongan, untuk tidak menerbangkan balon udara.

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Polisi mengamankan balon udara di Pekalongan. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Polres Pekalongan melarang masyarakat Kabupaten Pekalongan, untuk tidak menerbangkan balon udara.

Meskipun hal itu sudah menjadi tradisi, pada saat syawalan atau tujuh hari setelah lebaran.

Menurut Kabag Ops, AKP Agus Sulistwiantoro, larangan untuk menerbangkan balon udara dikhawatirkan mengganggu jalur penerbangan pesawat yang melintas di atas wilayah Kabupaten Pekalongan.

"Biasanya saat menerbangkan balon udara, dibawanya dipasangi petasan dengan berbagai ukuran dan hal ini sangat membahayakan karena tidak bisa diketahui kapan petasan itu akan meledak,'' ujar AKP Agus Sulistwiantoro, Rabu (19/5/2021).

Seperti kejadian di wilayah hukum Polres Klaten belum lama ini, balon udara yang dipasangi warga ternyata meledak lebih dahulu sebelum naik ke atas dan mengenai rumah warga.

Sehingga, merusak kaca rumah serta jaringan kabel PLN.

Bahkan dalam perstiwa itu, ada lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

Hal inilah yang tidak diinginkannya, sehingga dengan tegas Polres Pekalongan selalu memberikan imbauan supaya masyarakat tidak melakukan kegiatan tersebut.

"Dibutuhkan kesadaran dan pengertian masyarakat akan bahayanya menerbangkan balon udara, apalagi balon udara tersebut di beri petasan."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved