Breaking News:

Berita Kudus

BP Jamsostek Kudus Sasar Kepesertaan 44 Ribu Petani‎

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Kudus akan meningkatkan jumlah kepesertaan kategori bukan penerima upah (BPU)

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
TribunJateng.com/Raka F Pujangga
Kepala Kantor BP Jamsostek Kudus, Multanti (kiri), usai audiensi bersama Bupati Kudus, HM Hartopo, di pendopo Kabupaten Kudus, Jumat (21/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Kudus akan meningkatkan jumlah kepesertaan kategori bukan penerima upah (BPU).

Hal itu sesuai Instruksi Presiden (Inpres) nomor 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang ditandatangani pada 25 Maret 2021.

Kepala Kantor BP Jamsostek Kudus, Multanti menyampaikan, ‎telah berkoordinasi dengan tiga organisasi perangkat daerah (OPD) untuk membantu mendongkrak kepesertaan dengan melakukan pemetaan potensi BPU.

Tiga OPD itu yakni Dinas Perdagangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), dan Dinas Pertanian.

"Ada tiga jenis pekerjaan kategori BPU yang harapannya bisa bertambah yakni pedagang pasar, jasa konstruksi dan petani. Kami juga sudah berkoordinasi dengan OPD terkait," kata dia, usai  Jumat (2/5/2021).

Dia berharap, mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah setempat agar rencananya dalam menyukseskan instruksi presiden itu dapat berjalan lancar.

‎"Potensi BPU mencapai 51 ribu orang. Targetnya tahun ini bisa tercapai seluruhnya," katanya.

‎Potensi 51 ribu itu terdiri dari petani sebanyak 44 ribu‎ orang, pedagang 2.000 orang dan jasa konstruksi‎ 5.000 orang.

Kepesertaan para pekerja bukan penerima upah dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan.

Pasalnya para pekerja itu akan terlindungi‎ jaminan sosial ketika terjadi kecelakaan kerja.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved