Berita Kudus

Cegah Penyebaran Corona, Permohonan SKCK di Kudus Dibatasi 150 Orang

Pemohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian ‎(SKCK) dibatasi maksimal 150 orang untuk mendukung penanganan dan antisipasi penyebaran Covid-19‎.

Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
Istimewa/ Polres Kudus
Pelayanan SKCK di Mapolres Kudus 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -‎ Pemohonan Surat Keterangan Catatan Kepolisian ‎(SKCK) dibatasi maksimal 150 orang untuk mendukung penanganan dan antisipasi penyebaran Covid-19‎.

Kasat Intelkam Polres Kudus, ‎‎AKP Susastyo mengatakan, pembatasan permohonan SKCK dilakukan agar penyebaran covid-19 tidak meluas.

Serta untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dengan mengacu asas keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.

"Pembatasan pemohon SKCK di Polres Kudus setiap harinya maksimal 150 orang, hal itu menjadi salah satu kebijakan yang diambil Satintelkam Polres Kudus dalam Pelayanan SKCK," ujar dia, Sabtu (22/4/2021).

Selain itu, bagi pemohon SKCK Baru untuk persyaratan melamar kerja dan pemohon SKCK Perpanjangan diarahkan dan dapat dilayani di polsek terdekat sesuai tempat tinggal pemohon.

"Seluruh polsek jajaran Polres Kudus sudah diinstruksikan untuk dapat melayani pemohon SKCK golongan tersebut guna menghindari terjadinya penumpukan pemohon di Ruang pelayanan SKCK Satintelkam Polres Kudus," jelas AKP Susastyo.

SKCK adalah dokumen otentik yang dikeluarkan Polri dan menjadi dokumen penting dalam persyaratan melamar pekerjaan maupun persyaratan melanjutkan ke perguruan tinggi.  

"SKCK memiliki nilai strategis karena menjadi indikator penilaian perilaku baik seseorang yang ditandai dengan bersih dari catatan kriminal," kata dia.

Adapun, persyaratan pembuatan SKCK yang harus dilengkapi antara lain enam lembar foto ukuran 4x6 dengan latar belakang merah, fotokopi KTP, KK, akte kelahiran atau Ijazah pendidikan terakhir masing-masing satu lembar dan hasil pendataan sidik jari yang dilakukan Satreskrim Polres Kudus.

Persyaratan tersebut selanjutnya diserahkan ke Loket Pelayanan SKCK di Satintelkam Polres Kudus ataupun polsek jajarannya.

Lebih lanjut AKP Susastyo menerangkan, selain adanya beberapa kebijakan tersebut, pengajuan permohonan SKCK dapat dilakukan melalui secara daring.

Pemohon dapat melakukan pendaftaran melalui website tribratanewskudus.com dan memilih menu skck online.

Setelah melakukan pengisian data diri kemudian  kode registrasinya dicetak untuk diserahkan ke loket penerbitan SKCK pada kantor kepolisian terdekat yang telah dipilihnya beserta persyaratan lain.

Bila persyaratannya sudah lengkap maka tidak lebih dari lima menit SKCK dapat langsung diterbitkan. 

"Pelayanan SKCK online ini masih sangat minim dimanfaatkan oleh pemohon SKCK, padahal lebih praktis, lebih cepat dan memudahkan pemohon," jelasnya. (raf)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved