Breaking News:

Perahu Terbalik di Kedung Ombo

Kisah Tim SAR UNS: Penyelam Terluka dan Terjerat Tali Tambatan Warung Apung Waduk Kedung Ombo

Peristiwa perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo, Boyolali, Jawa Tengah beberapa waktu lalu masih menyisakan duka bagi keluarga yang ditinggalkan.

Editor: rival al manaf
TribunSolo.com/Dok Basarnas
Warung apung di tengah-tengah Waduk Kedung Ombo di Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Minggu (16/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Peristiwa perahu terbalik di Waduk Kedung Ombo, Boyolali, Jawa Tengah beberapa waktu lalu masih menyisakan duka bagi keluarga yang ditinggalkan.

Sebanyak sembilan dari 20 orang yang berada di kapal tersebut meninggal dunia.

Selain keluarga, tim Search and Rescue (SAR) Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) juga memiliki kisah tersendiri dalam upaya evakuasi korban.

Diketahui, Badan Koordinasi Pelaksana (Bakorlak) SAR UNS berhasil mengevakuasi tiga dari total sembilan korban.

Baca juga: Pasca Insiden Kedung Ombo, Wisata Perahu Waduk Sempor Kebumen Justru Ramai Pengunjung

Baca juga: Bocah 13 Tahun Tersangka Insiden di Kedung Ombo Setahun Jadi Nahkoda, Dibayar 100 Ribu Per Bulan

Baca juga: Penyebab Tragedi Kedung Ombo Bukan Selfie, Polisi: Penumpang Berdiri karena Air Masuk Perahu

Jasad korban yang berhasil dievakuasi Bakorlak SAR UNS terdiri dari dua anak perempuan dan seorang ibu-ibu.

Anggota Bakorlak SAR UNS, Faizal Pramudito Adi Sarno, mengungkapkan keterlibatan Bakorlak SAR UNS bermula ketika mendapat informasi kecelakaan tersebut melalui grup WhatsApp relawan SAR pada Sabtu (15/5/2021) pukul 12.56 WIB.

Faizal menuturkan, Bakorlak SAR UNS langsung menyiapkan tim beranggotakan 15 personel dan bergerak dari Mako SAR UNS dengan mengendarai mobil dan membawa sejumlah peralatan selam.

“Kami dari SAR UNS sampai sekitar pukul 17.00 WIB,” ungkap Faizal. dikutip Tribunnews.com dari laman uns.ac.id, Sabtu (22/5/2021).

Sejumlah peralatan yang dibawa tim SAR UNS terdiri dari Mobil Land Rover dan Kijang SAR UNS, tiga set peralatan selam, satu engine LCR perahu karet, satu jeriken BBM perahu karet, tali kernmantel, tali webbing, enam buah life jacket, dan HT.

Anggota tim penyelam yang disiapkan Bakorlak SAR UNS mayoritas sudah sering menangani kecelakaan air.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved