Breaking News:

Pendidikan

FITK UIN Walisongo Mulai Uji Coba Kuliah Offline dengan Terapkan Prokes Ketat

FITK Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mulai menggelar perkuliahan offline dengan sistem blended learning, Senin (24/5/2021).

ISTIMEWA
Mahasiswa mengikuti uji coba perkuliahan offline yang dilakukan FITK UIN Walisongo Semarang, Senin (24/5/2021). 

Penulis: M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mulai menggelar perkuliahan offline dengan sistem blended learning, Senin (24/5/2021).

Perkuliahan dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat mulai dari mahasiswa diwajibkan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan memakai hand sanitizer.

Lalu, mahasiswa juga dites suhu tubuhnya sebanyak dua kali yaitu di pintu gerbang oleh petugas keamanan dan saat memasuki kelas. Jika suhu tubuh di bawah 37 derajat, baru diijinkan memasuki kelas untuk kuliah offline.

Kuliah offline ini dimonitor langsung oleh Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq, Wakil Rektor 1 Mukhsin Jamil, Wakil Rektor 2 Abdul Kholiq, Dekan FITK Lift Anis Ma’shumah, para Wakil Dekan dan para Kajur Sekjur, Ketua LPM Hasan Asy'ari Ulamai.

Baca juga: Cek Protokol Kesehatan, Hendi Tinjau Proses Produksi Furniture Favorit Artis Hollywood

Baca juga: Aiptu Timbul Polisi Dipukul HRD Warga Solo, Pelaku Murka Dirazia Tak Pakai Masker dan Helm

Baca juga: Penyesalan Ibu Korban, Putrinya yang Diperkosa Ayah Tiri Pernah Minta 1 Hal, Ternyata Itu Pertanda

Selama monitor Rektor menyapa mahasiswa Thailand yang bernama Haris melalui zoom meeting. Rektor juga menanyakan kepada mahasiswa yang ada di kelas bagaimana perasaan bisa mengikuti kuliah secara offline.

"Kami sangat senang bisa mengikuti kuliah offline, karena sudah lama kami tidak lihat kampus. Jadi rasa kangen yang lama ini bisa terobati," kata Minka Faiza Banati, mahasiswa asal Bojonegoro.

Rektor UIN Walisongo, Imam Taufiq mengatakan, UIN Walisongo siap melakukan kuliah blended secara offline dan online pada semester depan. Monitor uji, katanya, coba kuliah offline ini menjadi pengalaman yang mengesankan bagi kampus.

"Pengalaman yang luar biasa bagi kampus UIN Walisongo bisa kuliah offline. Kuliah blended learning, yaitu penerapan sistem daring dan tatap muka ini harus mengedepankan protokol kesehatan, maka kelas tidak akan mungkin terisi kapasitas 100 persen oleh mahasiswa," katanya.

Ia menambahkan bahwa nantinya bakal ada setengah mahasiswa yang belajar di kelas. Setengah lainnya akan belajar kelompok secara daring di rumah secara bergantian.

Dekan FITK UIN Walisongo, Lift Anis Ma’shumah mengatakan, bahwa uji coba blended learning ini akan dilaksanakan dari tanggal 24 Mei sampai 18 Juni 2021.

Baca juga: Dulu Terkenal Pungli dan 86-nya Ngeri, Dirlantas Polda Jateng: Ayo, Kini Kita Merunduk

Baca juga: Mbah Parkiyem Mengambang Dalam Sumur, Basarnas Yogyakarta Buru-buru Pasang Tali

Baca juga: Isi WA FX Hadi Rudyatmo ke Ganjar Pranowo Pas Puan ke Semarang

"Kuliah ini diperuntukkan pada mahasiswa angkatan 2020, di setiap prodi 1 kelas sebagai uji coba. Di FITK terdapat 6 kelas yang nantinya akan dipakai buat kuiah offline," ujarnya.

Lift Anis menambahkan bahwa uji coba kuliah offline ini sebagai persiapan di semester depan yaitu semester gasal tahun ajaran 2021/2022.  (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved