Breaking News:

Berita Pemalang

Janji 100 Hari Perbaikan Jalan Tak Terlaksana, Bupati Pemalang Minta Maaf Secara Terbuka

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, secara terbuka meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Pemalang. 

Tribun Jateng/Budi Susanto
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, bersama Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat, usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Pemalang, Senin (24/5/2021). 

Penulis : Budi Susanto 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, secara terbuka meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Pemalang. 

Hal itu karena janji penyelesiaan program 100 hari kerja, yang fokus pada perbaikan infrastruktur belum bisa rampung. 

Janji politik itu belum bisa terlaksana lantaran adanya beberapa pekerjaan internal yang belum dirampungkan khususnya APBD. 

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, khususnya masyarakat Kabupaten Pemalang, karena perbaikan infrastruktur dalam 100 hari belum terlaksana secara baik, dan belum berjalan," katanya saat menemui awak media di Gedung DPRD Kabupaten Pemalang, Senin (24/5/2021).

Dilanjutkannya, rencana awal program 100 hari kerja akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur yang ada di Kabupaten Pemalang. 

"Tapi masih ada beberapa hal yang harus dilakukan di internal birokrasi, kaitannya dengan APBD, dan adanya refocusing anggaran, jadi belum bisa untuk digunakan untuk program prioritas," jelasnya. 

Adapun pada saat dilantik Februari 2021, Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, bersama Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat, menjanjikan perbaikan infrastruktur. 

Janji itu tertuang dalam program 100 hari kerja Bupati Agung, yang harusnya rampung pada Juni mendatang. 

Perbaiki infrastruktur yang dijanjikan dalam program 100 hari itu menyasar pada perbaikan jalan. 

Di mana saat itu, 43,5 persen atau 333 kilometer lebih, dari total jalan Kabupaten Pemalang sepanjang 765, mengalami kerusakan. 

Guna memperbaiki 333 kilometer jalan rusak, Pemkab membutuhkan Rp 1 trilun. Sementara APBD Kabupaten Pemalang 2021 hanya diangka 2,5 triliun lebih. (*)

--

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved