Breaking News:

Berita Semarang

Pengusaha Kecil Semarang Bersiap-siaplah, Pemkot Berencana Bangun UMKM Center

Pemkot Semarang akan menyiapkan UMKM center sebagai wadah bagi para pelaku UMKM untuk menyajikan produknya.

tribun jateng/wahyu sulistiyawan
Karyawan menata kain batik yang didisplay di stan UMKM Center Jawa Tengah 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang terus mendorong para pelaku UMKM dapat meningkatkan kesejahteraan.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, jumlah pelaku UMKM di Kota Sematang mencapai 96 persen dari pelaku ekonomi lainnya. Jika UMKM tumbuh dengan baik, dia yakin pergerakan ekonomi akan berjalan.

"Kalau UMKM tumbuh, pasti pergerakan ekonomi tetep berjalan meski tertatih," ucap Hendi, sapaannya, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Sempat Alami Kenaikan, Pasien Covid-19 Yang Dirawat di RSUD Karanganyar Mulai Menurun

Baca juga: Dianggap Kelewatan Soal Pencapresan, Ganjar Pranowo Akhirnya Buka Suara

Baca juga: Ganjar Pranowo Sengaja Tak Diundang Acara Puan di Semarang, Ada Konflik dengan PDIP?

Baca juga: Aksi Ganjar Makan Mi Tanpa Saus Jadi Perhatian, Netizen: Isyarat Kuning Merapat Tanpa Merah

Menurutnya, Pemerintah Kota Semarang memiliki beberapa konsep dalam menggerakan UMKM. Pemkot membantu permodalan melalui program kredit wirausaha bangkit jadi jawara (kredit wibawa). Pelatihan bagi para UMKM juga disediakan agar mereka semakin berkembang.

"Kawan-kawan camat saya minta seminggu sekali bisa memfasilitasi umkm di kecamatan masing-masing. Wilayah kecamatan sebagai tempat workshop," tambahnya.

Pihaknya juga akan menyiapkan UMKM center sebagai wadah bagi para pelaku UMKM untuk menyajikan produknya.

Plt Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, M Irwansyah mengatakan, UMKM center akan dibangun di eks kantor Kecamatan Pedurungan. Pihaknya telah membangun kantor baru untuk Kecamatan Pedurungan dan Kelurahan Gemah. Nantinya, kantor yaang lama akan dijadikan ekspo center.

"Secara desain, kami sudah mendesain cukup lama. Programnya nanti akan dipihakketigakan. Rencana pembangunannya kapan tergantung investornya," terang Irwansyah. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: moh anhar
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved