Breaking News:

Berita Video

Video Penumpang Bus Keluhkan Kuota Tes Antigen Gratis di Terminal Pemalang

Penumpang dan pengelola bus AKAP di Terminal Tipe A Pemalang, keluhkan terbatasnya kuota pelayanan tes antigen gratis

Penulis: budi susanto | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG -  Berikut ini video penumpang bus keluhkan kuota tes antigen gratis di Terminal Pemalang.

Penumpang dan pengelola bus AKAP di Terminal Tipe A Pemalang, keluhkan terbatasnya kuota pelayanan tes antigen gratis.

Sejumlah penumpang pun tak bisa mengakses tes gratis tersebut, saat hendak menggunakan moda transportasi antar provinsi.

Kondisi itu membuat para penumpang yang ingin kembali ke daerah masing-masing usai mudik, terpaksa tak membawa keterangan bebas Covid-19. 

"Nekat saja naik bus, tidak ditanya juga membawa keterangan bebas Covid-19," katanya Ajik, satu di antara calon penumpang di Terminal Tipe A Pemalang yang hendak menuju Jawa Barat, Senin (24/5/2021).

Dilanjutkannya, ia hanya melewati alat penyemprot disinfektan saat masuk ke terminal. 

"Tadi hanya melewati alat penyemprot disinfektan, hanya itu saja tanpa ditanya syarat lainya," jelasnya. 

Ia menerangkan, terpaksa nekat lantaran tidak bisa mengikuti tes gratis antigen di terminal. 

"Ya mau bagaimana lagi terpaksa nekat," paparnya. 

Terpisah, Yongki, satu di antara pengurus Perusahaan Otobus (PO) Sinarjaya, mengatakan, pihak Terminal Tipe A Pemalang, membatasi kuota jumlah tes rapid antigen gratis. 

"Dari terminal hanya dijatah 10 tes antigen, harusnya lebih banyak agar bisa mengakomodir semua penumpang," imbuhnya. 

Ia menambahkan, tes gratis tersebut juga dilaksanakan siang hari, di mana penumpang yang datang pagi hari tidak bisa mengikuti tes tersebut. 

"Kalau bisa semua penumpang digratiskan dan mendapat kuota tes antigen. Tes harusnya dilakukan sedari pagi jangan siang hari. Supaya semua aman dan menekan penularan Covid-19," tambahnya.  (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved