Breaking News:

Berita Sragen

Banyak Kepala Dinas Kosong, Bupati Sragen Akan Lakukan Open Bidding Usai Dilantik

Saat ini pihaknya hanya diperbolehkan untuk proses pengisian posisi kepala dinas yang kosong sejak beberapa bulan lalu

TribunJateng.com/Mahfira Putri
Aparatur Sipil Negara (ASN) Sragen ketika ikuti apel pagi di halaman Kantor Bupati Sragen 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sragen melakukan open bidding untuk enam kepala dinas yang kosong.

Sebanyak enam dinas tersebut diantaranya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Satuan Pamong Praja (Satpol-PP), Dinas Perhubungan (Dishub).

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KB3A), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan).

Padahal, ada empat jabatan lagi yang masih kosong yakni Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda), Asisten I dan II. Keempatnya diisi oleh PLT.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati beralasan akan ada dinas yang dilebur menjadi satu, selain itu juga bisa dilakukan mutasi atau pergeseran pegawai.

"Hanya enam dinas yang kita lakukan open bidding. Nanti ada penyederhanaan di tingkat OPD, seperti UMKM akan menjadi satu dengan Dinas Perdagangan. Itu akan lebih memudahkan untuk koordinasi ke depan," terang Yuni.

Dia melanjutkan mutasi tersebut bisa dilakukan setelah enam bulan paska dirinya dilantik, kecuali mendapatkan izin khusus dengan berbagai alasan.

Saat ini pihaknya hanya diperbolehkan untuk proses pengisian posisi kepala dinas yang kosong sejak beberapa bulan lalu.

"Kalau mutasi dan rotasi itu berarti menggeser. Tapi kalau kita proses mengisi itu boleh karena OPD itu tidak boleh vakum dan harus bisa jalan," lanjut dia.

Banyaknya kepala dinas yang diisi oleh PLT, dikatakan Yuni membuatnya langsung cepat open bidding. Pihaknya sudah mengantongi izin dari KSN dan juga Kemenpan-rb serta Mendagri.

Dia melanjutkan pendaftaran serta seleksi administrasi sudah dilakukan oleh BKPSDM. Seluruh hasil juga bisa dilihat di website BKPSDM sehingga terjadi keterbukaan.

Setelah pengumuman ini, pihaknya akan melakukan proses seleksi oleh pihak ketiga terkait tes dan panselnya. Barulah tiga besar akan dilakukan wawancara oleh Bupati Yuni.

"Dalam proses ini kita fair, Sragen sudah terkenal dengan itulah tidak ada istilahnya titip-titipan," tandasnya. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved