Breaking News:

Infeksi Toxoplasma Dominasi Penyebab Penderita Hidrosefalus di Batang

Hingga usianya yang saat ini menginjak 11 bulan, Zaka pun harus menjalani dua kali operasi kepala dan mengharuskan dipasang selang.

Istimewa
Bupati Batang Wihaji saat menjenguk bayi penderita hidrosepalus di Dukuh Kacu, Desa Sariglagah, Kecamatan Warungasem, Selasa (25 Mei 2021). 

Penulis : Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Berawal dari kegemaran memelihara kucing,  pasangan suami istri Muhammad dan Listiani harus menerima bahwa satu di antara tiga anaknya menderita penyakit hidrosefalus akibat infeksi toxoplasma.

Adalah Zaka Ardiansyah, hidrosefalus yang diderita anak bungsu Muhammad dan Listiani itu sudah diketahui pada usia kandungan 8 bulan sehingga persalinan dipercepat dengan operasi sesar.

Hingga usianya yang saat ini menginjak 11 bulan, Zaka pun harus menjalani dua kali operasi kepala dan mengharuskan dipasang selang untuk mengeluarkan cairan agar mengurangi pembesaran kepala. 

"Ketika di USG di usia 8 bulan dalam kandungan sudah diketahui terkena sakit hidrosefalus, dokter pun menyarankan segera dilakukan persalinan dan dioperasi untuk dipasang selang agar mengurangi pembesaran cairan di dalam kepalanya," tutur Listiani, Selasa (25/5/2021).

Setelah dua kali dioperasi oleh dokter bedah syaraf di rumah sakit Budi Rahayu Pekalongan, cairan di kepalanya belum juga mengecil, bahkan diameter lingkar kepala sudah mencapai 15 centimeter. 

"Operasi pertama bisa mengecil, tapi berjalanya waktu kepalanya masih tetap membesar, lalu dilakukan operasi lagi tapi hasilnya masih tetap sama," jelasnya. 

Listiani yang hanya mengandalkan uang dari suami sebagai supir ojek online merasa kesulitan keuangan, karena harus setiap seminggu sekali mengeluarkan uang Rp 200 Ribu untuk kontrol anak ke rumah sakit. 

"Suami saya ojek online di Jakarta, untuk kebutuhan makan sehari saja terkadang masih kurang. Apalagi harus setiap minggu menyiapkan Rp 200 Ribu untuk kontrol anak ke rumah sakit," ujarnya 

Mendengar warganya yang mengalami sakit hidrosefalus tersebut, Bupati Batang Wihaji didampingi kepala Dinas kesehatan dr Didiet  langsung berkunjung untuk menawarkan bantuan.

Halaman
12
Penulis: dina indriani
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved