Breaking News:

Berita Tegal

Proses Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tegal Berlanjut, Sasar Lansia dan Petugas Layanan Publik.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Tegal masih terus berlanjut. Sampai Mei 2021 menyasar lansia dan petugas layanan publik, sedangkan

Tribun Jateng/Desta
Kepala Dinkes Kabupaten Tegal, Hendadi Setiadji, saat ditemui Tribunjateng.com, Senin (24/5/2021). Pada kesempatan ini membahas mengenai perkembangan Covid-19, penambahan tempat tidur untuk pasien Covid-19, dan upaya penanganan Covid-19. 

Penulis: Desta Leila Kartika

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Tegal masih terus berlanjut. Sampai Mei 2021 menyasar lansia dan petugas layanan publik, sedangkan untuk tenaga kesehatan sudah terselesaikan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiadji, mengingat jumlah vaksin yang terbatas sehingga dalam prosesnya sempat tersendat.

Maka, pihaknya berusaha untuk mengatur sasaran yang akan divaksin supaya seusai dengan jumlah dosis yang tersedia.

Seperti dalam hal ini mendahulukan kelompok rentan yaitu lansia dan petugas layanan publik.

"Ya sasaran kami saat ini masih lansia dan petugas layanan publik. Adapun petugas yang kami sasar seperti guru yang sebentar lagi akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), pegawai pombensin, pedagang pasar, penjual gas elpiji, dan lain-lain," jelas Hendadi, pada Tribunjateng.com, Senin (24/5/2021).

Membahas jumlah sasaran penerima vaksin di Kabupaten Tegal, untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) sasaran 5.037 orang.

Namun pada pelaksanaan di lapangan jumlah yang tervaksin jauh lebih banyak, yaitu pada vaksin dosis pertama sebanyak 6.369 orang dan vaksin dosis kedua sebanyak 6.230 orang.

Petugas Pelayanan Publik jumlah sasaran sebanyak 117.108 orang. 

Dari sasaran tersebut pada vaksin dosis pertama baru terlaksana 22.928 orang. Sedangkan vaksin dosis kedua baru 17.143 orang.

Sedangkan untuk Lansia jumlah sasaran sebanyak 107.935 orang.

Dari sasaran tersebut pada vaksin dosis pertama baru terlaksana 16.398 orang, dan vaksin dosis kedua baru terlaksana 11.853 orang.

Sehingga total capaian berdasarkan dosis vaksin dari total jumlah sasaran 230.080, pada dosis pertama baru tercapai 45.695 atau 19,9 persen hampir 20 persen. 

Sedangkan dosis kedua baru tercapai 35.226, sehingga jika ditotal baru terlaksana 149.159 dari sasaran 230.080. 

"Sejauh ini baru terlaksana hampir 20 persen, padahal harusnya target adalah 70 persen. Ya semua bergantung jumlah vaksinnya, karena kami juga sempat terhenti mengingat beberapa negara seperti India fokus dengan negaranya sendiri. Kita kan impor jadi ya tersendatnya disitu, sehingga mudah-mudahan kita bisa memproduksi vaksin sendiri. Supaya sasaran minimal 70 persen warga tervaksin bisa tercapai," harap Hendadi. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved