Breaking News:

Penanganan Corona

Antisipasi Lonjakan Covid, Bupati Kudus Siapkan Rumah Sakit Darurat Berkapasitas 400 Tempat Tidur 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyiapkan rumah sakit darurat untuk mengantisipasi lonjakan kasus terkonfirmasi positif

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
TribunJateng.com/Raka F Pujangga
Bupati Kudus, HM Hartopo, saat melakukan pantauan ke Rusunawa Bakalankrapyak Kudus, Rabu (26/5/2021).‎ 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menyiapkan rumah sakit darurat untuk mengantisipasi lonjakan kasus terkonfirmasi positif.

‎Rumah sakit darurat yang keseluruhan berkapasitas 400 tempat tidur itu berada di Balai Diklat Sonyawarih, Hotel King, asrama Akademi Kebidanan (Akbid), Rusunawa Bakalankrapyak, dan Hotel Graha Muria Colo.

"Kami bersama dengan seluruh rumah sakit dan dinas terkait sepakat. Total ada 400 tempat tidur sekian," ujar Bupati Kudus, HM Hartopo, saat melakukan pantauan ke Rusunawa Bakalankrapyak Kudus, Rabu (26/5/2021).

Hartopo menyebutkan telah mendata semua kebutuhan sarana dan prasarana, sumber daya manusia (SDM) dan obat-obatan.

‎Pendataan dilakukan sesuai instruksi dari Presiden Joko Widodo yang disampaikan melalui Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Karena sekarang Kudus lagi jadi perhatian pemerintah pusat, lonjakan terkonfirmasi positif naik drastis," ujar dia.

Jumlah pasien terkonfirmasi positif saat ini telah mencapai 700-an. Diperkirakan hingga Rabu (26/5/2021)‎ ini melonjak sampai 800-an kasus.

Penyebabnya diperkirakan karena silaturahmi dan halal bihalal yang dilaksanakan pada Lebaran.

"Karena dari pemantauan mudik 1.300-an orang semua sudah dites hanya tiga yang positif. Jadi penyebabnya justru halal bihalal di dalam kota," ujar dia.

Kemudian untuk tempat wisata yang semula disyaratkan maksimal 30 persen juga masih ada yang melanggarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved