Breaking News:

Berita Banjarnegara

Dulang Prestasi, Bupati Banjarnegara Bagikan Resep Bangun Infrastruktur di Tengah Pandemi

Di tengah pandemi Covid-19, Kabupaten Banjarnegara berhasil mempertahankan kinerja pembangunan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Bupati Banjarnegara saat perayaan WTP dan penghargaan untuk dawet Ayu dari Kementerian Pariwisata 

TRIBUNBANYUMAS. COM, BANJARNEGARA - Di tengah pandemi Covid-19 yang masih mendera, Kabupaten Banjarnegara berhasil mempertahankan kinerja pembangunan. Komitmen Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dengan berfokus pada pembangunan infrastruktur dan pemulihan ekonomi masyarakat membuahkan hasil nyata. 

Demikian juga dalam hal penatausahaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah, Banjarnegara memberikan perhatian yang besar.

Baru-baru ini misalnya, Banjarnegara memperoleh penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 8 kali berturut-turut, dari Kementerian Keuangan RI. Tak tanggung-tanggung, Banjarnegara menyabet nilai tertinggi se-Jawa Tengah. Penghargaan WTP atas pencapaian laporan keuangan tahun 2020 telah diterima Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, (18/5/2021). 

Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berhasil meraih nilai tertinggi dari hasil pemantauan penyelesaian tindak lanjut sampai akhir tahun 2020, dengan nilai 94,86 mengungguli Kota Surakarta sebagai peringkat kedua dengan nilai 93,16.

Bupati Budhi Sarwono secara khusus berpesan di hadapan para kepala OPD, pada tasyakuran perolehan kedua penghargaan tersebut, Senin (24/5/2021) kemarin, agar di masa setahun terakhir masa jabatan, para kepala OPD lebih giat dan fokus membantu kebijakan pembangunan yang telah dicanangkan.

“Saya minta semua OPD lebih semangat membantu saya dalam membangun Banjarnegara, dalam upaya mewujudkan masyarakat yang bermartabat dan sejahtera,” kata Budhi 

Prestasi itu bukan hanya menyangkut tata administrasi keuangan. Tetapi secara nyata, menurut dia, hasil kinerja Pemkab telah dirasakan masyarakat. Di antaranya pembangunan infrastruktur yang memberi efek besar bagi kemajuan daerah. 

Ia pun mengungkap strategi pembangunan di tengah pandemi sehingga Banjarnegara bisa mendulang prestasi. 

Kuncinya, menurut dia adalah disiplin dan cermat dalam merencanakan, menggodok dan menggunakan anggaran. Serta mengutamakan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan. 

Ia mencontohkan, pada tahun 2020 kemarin, Banjarnegara berhasil menyisihkan anggaran sekitar Rp 200 miliar untuk menjalankan roda pembangunan daerah, khususnya infrastruktur jalan dan pemulihan ekonomi.

Meski diakui wabah Covid-19 membuat anggaran untuk infrastruktur dipangkas cukup besar, yakni dari sekitar Rp 240 miliar minus Rp. 57 miliar untuk penanganan virus corona.

Tetapi karena plot anggaran sudah besar, Banjarnegara tetap bisa menyisihkan anggaran sebesar  Rp 200 milar lebih. Karenanya wajar, di saat banyak daerah pembangunannya terseok karena kebijakan refocussing, pembangunan di Banjarnegara tetap berjalan normal. 

Bahkan bisa dibilang, dengan anggaran besar, pembangunan infrastruktur yang menyerap banyak tenaga kerja itu sangat gencar di tengah cekaman pandemi. 

"Sehingga bisa membiayai pembangunan. Maka pembangunan Banjarnegara terus berjalan,” ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved