Breaking News:

UIN Walisongo Semarang

Kampanyekan Pentingnya Gizi, HMJ Gizi FPK UIN Walisongo Gelar Gizi Peduli Indonesia 2021

Gizi Peduli Indonesia (GPI) merupakan salah satu program kerja nasional Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia khususnya departemen Pengabdian Masyar

Editor: abduh imanulhaq
IST
Kegiatan Gizi Peduli Indonesia ini berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (21-22/5/2021), di Desa Kalibogor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Gizi Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) UIN Walisongo Semarang bersama Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia (ILMAGI) gelar kegiatan Gizi Peduli Indonesia 2021. Walisongo.ac.id

Gizi Peduli Indonesia (GPI) merupakan salah satu program kerja nasional Ikatan Lembaga Mahasiswa Gizi Indonesia khususnya departemen Pengabdian Masyarakat.

Kegiatan Gizi Peduli Indonesia ini berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (21-22/5/2021), di Desa Kalibogor, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal dengan tema “Penerapan Gizi Seimbang Pada Masyarakat Terhadap Pencegahan Stunting dan Hubungan Dengan KEK Pada Ibu Hamil” .

Stunting merupakan masalah penting yang wajib jadi perhatian di masyarakat.

“Kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama menjadi problem bersama. Jika hal ini dibiarkan maka akan mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, contohnya tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya,” terang Taufikul Mujab Kepala Desa Kalibogor saat memberikan sambutan di balai pertemuan.

Lebih lanjut Taufikul Mujab menjelaskan bahayanya Kekurangan Energi Kronik (KEK) bagi ibu hamil.

“Saya berharap ibu-ibu hamil di Desa Kalibogor harus tetap menjaga kesehatan. Jika ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK) yaitu keadaan di mana ibu hamil menderita kejadian kekurangan kalori dan protein maka akan berbahaya bagi perkembangan janin. Maka pemerintah desa menghimbau kepada masyarakat untuk terus melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas desa,” jelas Taufikul Mujab.

Hal serupa disampaikan Wakil Dekan III FPK UIN Walisongo Semarang Moh. Arifin.

Menurutnya asupan gizi di masyarakat harus sangat diperhatikan, baik bagi ibu-ibu hamil dan anak-anak masa pertumbuhan.

Kekurangan asupan gizi sangat berdampak pada imun tubuh masyarakat.

“Kekurangan asupan gizi akan berdampak pada imun kita. Supaya imun kita tetap terjaga dengan baik kita wajib melakukan pola hidup sehat,” ungkap Moh. Arifin saat membuka secara resmi kegiatan ini.

Wakil Dekan III FPK asal Jawa Timur ini juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kalibogor yang berikan fasilitas penuh sehingga kegiatan mahasiswa HMJ Gizi FPK UIN Walisongo bisa berjalan dengan lancar dan baik.

Rentetan kegiatan gizi peduli indonesia ini meliputi cek kesehatan anak, cek kesehatan ibu-ibu hamil, cek kesehatan lansia, sosialisasi gizi pada masyarakat dan bakti sosial

Kegiatan yang memberlakukan protokol kesehatan ketat ini diikuti oleh 11 delegasi perguruan tinggi yaitu Universitas Surabaya, UEU Jakarta, IPB, UNDIP, Unimus, Almaata Yogyakarta, FPK UIN Walisongo, UPN Veteran Jakarta, Unsud, UB, dan Uhamka Jakarta.

“Tahun ini kita jadi tuan rumah kegiatan Gizi Peduli Indonesia, Alhamdulilah kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, semua ini berkat dorongan pimpinan FPK UIN Walisongo, teman-teman gizi di seluruh indonesia dan Pemerintah Desa Kalibogor,” ungkap ketua HMJ Gizi FPK UIN Walisongo Firda Ainun Nabila. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved