Breaking News:

Berita Internasional

Orang Nomor 2 di Hamas Yahya Sinwar Tampil Ke Publik, Masih Jadi Target Pembunuhan

Orang nomor dua di Hamas, Yahya Sinwar, penguasa Jalur Gaza, Palestina muncul untuk pertama kali di depan publik Gaza pada Sabtu (22/5/2021).

Editor: m nur huda
The New York Post
Orang nomor dua Hamas, Yahya Sinwar (kanan), yang rumahnya menjadi sasaran serangan udara Israel, menyapa pendukungnya di Kota Gaza pada Sabtu (22/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KOTA GAZA - Orang nomor dua di Hamas, Yahya Sinwar, penguasa Jalur Gaza, Palestina muncul untuk pertama kali di depan publik Gaza pada Sabtu (22/5/2021).

Yahya Sinwar membuat penampilan publik pertamanya sejak gencatan senjata.

Dilansir The New York, Post, Senin (24/5/2021), dia mengunjungi rumah seorang komandan yang tewas dalam serangan Israel.

Baca juga: Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Terima Kasih Ke Iran, Bantu Keuangan Selama Konflik dengan Israel

Baca juga: 90 Persen Rudal Hamas Berhasil Ditangkis Iron Dome, Serangan Israel Tak Bisa Dicegah

Baca juga: Israel dan Hamas Sama Mengklaim Kemenangan, Siapa Sebenarnya Pemenang Pertempuran 11 Hari?

Baca juga: Gencatan Senjata Israel-Hamas Didorong Menuju Perdamaian

Sinwar, yang rumahnya menjadi sasaran serangan bom, mengunjungi sebuah tenda tempat anggota keluarganya berduka atas pemimpin Al Qassam, Bassem Issa.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz, pada Sabtu (22/5/2021) mengatakan Sinwar dan Kepala Staf Hamas Mohammed Deif masih menjadi target dibunuh.

Sedangkan bantuan kemanusiaan mulai mengalir dari Israel ke Gaza pada Sabtu (22/5/2021) pagi.

Dengan konvoi truk dari Mesir dan Israel membawa bahan bakar, makanan, dan obat-obatan ke wilayah yang hancur setelah 11 hari tembakan roket dan rudal.

Orang nomor dua Hamas, Yahya Sinwar (kanan), yang rumahnya menjadi sasaran serangan udara Israel, menyapa pendukungnya di Kota Gaza pada Sabtu (22/5/2021).
Orang nomor dua Hamas, Yahya Sinwar (kanan), yang rumahnya menjadi sasaran serangan udara Israel, menyapa pendukungnya di Kota Gaza pada Sabtu (22/5/2021). (The New York Post)

Dana Tanggap Darurat Pusat PBB mengeluarkan 18,5 juta dolar AS untuk upaya kemanusiaan.

Pejabat Gaza mengatakan setidaknya 248 orang tewas oleh serangan udara Israel.

Sebaliknya, 13 warga Israel tewas akibat tembakan 4.000 roket oleh Hamas, kata para pejabat Israel.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved