Breaking News:

UIN Walisongo Semarang

UIN Walisongo Semarang Siap Lakukan Perkuliahan Blended Learning

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo Semarang lakukan uji coba pembukaan perkuliahan secara terbatas dengan sistem pembelajaran campuran.

IST
Rektor UIN Walisongo Prof Dr Imam Taufiq MAg, Wakil Rektor 1 Dr Mukhsin Jamil MAg, Wakil Rektor 2, Dr Abdul Kholiq MAg, Dekan FITK Dr Hj Lift Anis Ma’shumah, Para Wakil Dekan dan para Kajur Sekjur, Ketua LPM Hasan Asy’ari Ulamai saat memonitor kuliah offline 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo Semarang melakukan uji coba pembukaan perkuliahan secara terbatas dengan sistem pembelajaran campuran (blended learning), Senin (24/5/21). Walisongo.ac.id

Kuliah offline ini dimonitor langsung oleh Rektor UIN Walisongo Prof Dr Imam Taufiq MAg, Wakil Rektor 1 Dr Mukhsin Jamil MAg, Wakil Rektor 2, Dr Abdul Kholiq MAg, Dekan FITK Dr Hj Lift Anis Ma’shumah, Para Wakil Dekan dan para Kajur Sekjur, Ketua LPM Hasan Asy’ari Ulamai.

Pada kesempatan ini Rektor menyatakan pentingnya mematuhi protokol kesehatan dalam pembelajaran tersebut.

“Dengan adanya protokol kesehatan selama berada di kampus, para mahasiswa dapat kembali ke kelas dengan rasa aman dan nyaman. Blended Learning ini dirancang untuk memastikan kampus yang bersih dan aman bagi mahasiswa. Kami memiliki protokol yang lengkap, sejak para mahasiswa tiba di kampus, masuk kelas, saat proses pembelajaran hingga meninggalkan kampus,” jelas Imam Taufiq.

“Maka kelas tidak akan mungkin terisi kapasitas 100 persen oleh mahasiswa. Nantinya bakal ada setengah mahasiswa yang belajar di kelas. Setengah lainnya akan belajar kelompok secara daring di rumah secara bergantian,” lanjut Rektor.

Imam Taufiq juga bertanya kepada mahasiswa peserta pembelajaran, tentang antusiasme mereka terhadap pembelajaran ini.

Para mahasiswa mengaku merasa sangat senang bisa kembali belajar di kampus, dan melaksanakan aktifitas perkuliahan seperti dahulu, seperti yang dikatakan oleh Minka, salah satu mahasiswa FITK.

“Kami sangat senang bisa mengikuti kuliah offline, karena sudah lama sekali kami tidak melihat kampus, jadi rasa kangen yang lama ini bisa terobati,” kata Minka Faiza Banati, mahasiswa asal Bojonegoro.

Dekan FITK UIN Walisongo Dr Hj Lift Anis Ma’shumah mengatakan bahwa uji coba blended learning ini akan dilaksanakan dari tanggal 24 Mei sampai 18 Juni 2021.

“Kuliah ini diperuntukkan mahasiswa angkatan 2020, di setiap prodi 1 kelas sebagai uji coba. Di FITK terdapat 6 kelas yang nantinya akan dipakai guna kuliah offline,” ujarnya.

“Kami melakukan uji coba kuliah offline ini sebagai persiapan di semester depan yaitu semester gasal tahun ajaran 2021/2022," tambah Lift Anis. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved